Revisi Pertumbuhan Ekonomi Tunggu RDG BI
Jumat, 7 Agustus 2015 | 19:17 WIB
Jakarta – Bank Indonesia menilai, pertumbuhan ekonomi dua kuartal 2015 di bawah 5 persen sudah merupakan kondisi paling bottom pada tahun ini. Deputi Gubernur Senior BI Mirza Adityaswara mengatakan, pihaknya optimististis akan terjadi perbaikan perekonomian pada semester II-2015.
BI tidak menampik akan ada perubahan proyeksi pertumbuhan ekonomi 2015. Mirza mengatakan, pertumbuhan ekonomi akan menjadi agenda bahasan dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) mendatang. "Nanti setelah RDG akan ada estimasi yang baru untuk 2015," ujar dia.
Faktor yang mendorong hal tersebut, kata Mirza, berasal dari gencarnya siklus pengeluaran atau belanja pemerintah. Apalagi perubahan nomeklatur dan penyelesaikan Daftar Isian Penggunaan Anggaran (DIPA) tidak lagi menghambat.
"Ke depan akan lebih tinggi produk domestik bruto (PDB), dan akan lebih baik lagi semester II-2015," kata Mirza di komplek BI, Jakarta, Jumat (7/8).
BI pun optimistis, pertumbuhan ekonomi beberapa daerah yang bergantung pada ekspor komoditas, seperti Sumatera dan Kalimantan, akan mulai stabil dan recovery. Tentunya, hal ini dengan melihat ekonomi Tiongkok yang sudah mulai stabil, meskipun belum meningkat.
Seperti yang diketahui, BI memperkirakan pertumbuhan ekonomi akan ada di kisaran 5-5,4 persen sampai akhir tahun. BI pun optimistis pada kuartal III-IV, ekonomi Indonesia akan ditumbuh di atas 5 persen, yakni masing-masing 5,2 persen dan 5,3 persen.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
KPK Duga Ahmad Dedi Terima Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras




