ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Defisit APBN Februari 2026 Rp 135,7 T, Purbaya: Terkendali

Rabu, 11 Maret 2026 | 15:14 WIB
AS
AD
Penulis: Addin Anugrah Siwi | Editor: AD
Konferensi pers APBN KiTa.
Konferensi pers APBN KiTa. (Beritasatu.com/Addin Anugrah Siwi)

Jakarta, Beritasatu.com - Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) hingga akhir Februari 2026 mencatat defisit sebesar Rp 135,7 triliun atau setara 0,53% terhadap produk domestik bruto (PDB). Pemerintah menegaskan angka tersebut masih sesuai dengan desain fiskal dalam APBN 2026.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan, defisit terjadi karena realisasi belanja negara pada awal tahun lebih tinggi dibandingkan pendapatan negara.

Hingga Februari 2026, pendapatan negara tercatat sebesar Rp 358 triliun atau sekitar 11,4% dari target APBN 2026 sebesar Rp 3.153,6 triliun. Sementara itu, belanja negara mencapai Rp 493,8 triliun atau sekitar 12,8% dari pagu belanja sebesar Rp 3.842,7 triliun.

ADVERTISEMENT

“Memang desain APBN kita defisit, dan belanjanya lebih merata sepanjang tahun sehingga dampak belanja pemerintah dan lain-lain terhadap perekonomian lebih berasa,” kata Purbaya dalam konferensi pers APBN Kita di Jakarta, Rabu (11/3/2026).

Menurut Purbaya, pemerintah kini mengubah pola penyaluran belanja negara agar tidak menumpuk pada akhir tahun seperti yang terjadi pada tahun-tahun sebelumnya. Belanja negara kini didorong lebih merata setiap bulan sehingga stimulus fiskal dapat lebih cepat dirasakan oleh perekonomian.

“Ada yang bilang tahun lalu surplus, kenapa tahun ini defisit? Ya memang desain APBN kita defisit,” ujarnya.

Jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya, defisit APBN pada awal 2026 memang meningkat cukup signifikan. Pada Februari 2025, defisit APBN tercatat sebesar Rp 30,7 triliun atau sekitar 0,13% terhadap PDB. Artinya, defisit pada Februari 2026 meningkat sekitar 342,4% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Namun, pemerintah menilai kondisi fiskal tetap terkendali karena defisit tersebut masih berada dalam batas yang ditetapkan dalam APBN 2026. Secara keseluruhan, pemerintah menargetkan defisit APBN tahun ini sebesar Rp 689,1 triliun atau sekitar 2,68% terhadap PDB.

Dari sisi penerimaan, pendapatan negara hingga Februari 2026 menunjukkan peningkatan dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Realisasi pendapatan mencapai Rp 358 triliun, naik dari Rp 317,4 triliun pada Februari 2025.

Secara rinci, penerimaan perpajakan tercatat sekitar Rp290 triliun atau sekitar 10,8% dari target Rp 2.693,7 triliun. Sementara itu, penerimaan negara bukan pajak (PNBP) mencapai Rp 68 triliun atau sekitar 14,8% dari target Rp459,2 triliun.

Sementara itu, belanja negara hingga akhir Februari 2026 mencapai Rp 493,8 triliun. Angka ini meningkat sekitar 41,9% dibandingkan belanja negara pada periode yang sama tahun lalu yang sebesar Rp 348,1 triliun.

Selain itu, defisit keseimbangan primer tercatat sebesar Rp 35,9 triliun hingga Februari 2026. Dalam desain APBN 2026, pemerintah menargetkan keseimbangan primer berada pada posisi Rp 89,7 triliun sepanjang tahun.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Banggar DPR Yakin Defisit APBN 2026 di Bawah 3 Persen

Banggar DPR Yakin Defisit APBN 2026 di Bawah 3 Persen

NASIONAL
Rupiah Tembus Rp 17.424 Per Dolar AS, Purbaya Bantah APBN Sedang Rapuh

Rupiah Tembus Rp 17.424 Per Dolar AS, Purbaya Bantah APBN Sedang Rapuh

EKONOMI
Pemerintah Wajib Siaga Hadapi Harga Minyak US$ 150 Per Barel

Pemerintah Wajib Siaga Hadapi Harga Minyak US$ 150 Per Barel

EKONOMI
Purbaya Sebut Prediksi Harga Minyak US$ 200 Tak Masuk Akal

Purbaya Sebut Prediksi Harga Minyak US$ 200 Tak Masuk Akal

EKONOMI
Purbaya Pastikan Defisit APBN 2026 Tetap Aman di Bawah 3 Persen

Purbaya Pastikan Defisit APBN 2026 Tetap Aman di Bawah 3 Persen

EKONOMI
Konflik Timur Tengah Panaskan Risiko Defisit APBN 2026

Konflik Timur Tengah Panaskan Risiko Defisit APBN 2026

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon