ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Soal Penyelesaian Utang Whoosh, Purbaya: Sudah Diputuskan

Jumat, 13 Maret 2026 | 15:12 WIB
AS
MK
Penulis: Addin Anugrah Siwi | Editor: MBK
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa (Humas Kemenkeu)

Jakarta, Beritasatu.com – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan pembahasan mengenai restrukturisasi utang proyek Kereta Cepat Indonesia–China (KCIC) atau Whoosh telah rampung.

Pemerintah Indonesia, kata dia, telah mengambil keputusan soal langkah penyelesaian utang ke depannya. Namun, dia mengatakan keputusan itu akan diumumkan oleh Presiden Prabowo Subianto atau pejabat lain yang terkait.

“Itu rapatnya sudah putus, tetapi nanti tinggal Pak Presiden atau pemerintah yang resmi yang akan mengumumkan, bukan saya. Tapi itu sudah jelas langkah ke depan seperti apa,” ujar Purbaya kepada awak media di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Jumat (13/3/2026).

Pernyataan itu untuk merespons Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko Infrawil) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

ADVERTISEMENT

AHY dalam konferensi pers Update Pelaksanaan Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) dan Persiapan Mudik Lebaran di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, menyebut keberlanjutan proyek kereta cepat Whoosh hingga Jawa Timur dilakukan secara paralel sambil menunggu restrukturisasi keuangan PT Kereta Cepat Indonesia–China sebagai operator Kereta Cepat Jakarta–Bandung (KCJB).

Ia mengatakan telah melakukan pertemuan dengan Kementerian Keuangan dan Danantara Indonesia terkait rencana Whoosh beroperasi hingga Banyuwangi, Jawa Timur.

AHY menjelaskan sambil mengembangkan proyek lanjutan Whoosh, pemerintah juga akan memastikan restrukturisasi keuangan KCJB tetap berjalan. Menurut dia, restrukturisasi keuangan KCJB menjadi sangat penting karena akan mempengaruhi peta jalan pengembangan Whoosh hingga Jawa Timur.

Lebih lanjut, AHY mengatakan apabila solusi untuk permasalahan keuangan KCJB telah didapatkan, maka proyek masa depan Whoosh dapat dilanjutkan.

“Sebaiknya kita pastikan dahulu KCJB-nya tuntas, artinya solusinya sudah bisa diambil dengan baik, baru setelah itu kita kembangkan berikutnya,” jelasnya.

AHY menekankan pemerintah masih memiliki semangat untuk terus mengelola dan mengembangkan Whoosh agar manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat yang lebih luas. Ia menyampaikan kehadiran Whoosh hingga wilayah terujung Jawa Timur dapat mengubah peta pembangunan di daerah yang dilalui.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Operasional Whoosh Terancam Gangguan Layang-layang dan Biawak

Operasional Whoosh Terancam Gangguan Layang-layang dan Biawak

JAWA BARAT
KCIC Yakin Whoosh Tetap Diminati meski Bandara Husein Dibuka Lagi

KCIC Yakin Whoosh Tetap Diminati meski Bandara Husein Dibuka Lagi

EKONOMI
126.169 Orang Liburan Naik Whoosh Selama Long Weekend Iduladha 2026

126.169 Orang Liburan Naik Whoosh Selama Long Weekend Iduladha 2026

EKONOMI
Arus Balik Padat, KCIC Tambah 6 Perjalanan Whoosh

Arus Balik Padat, KCIC Tambah 6 Perjalanan Whoosh

EKONOMI
Libur Panjang Usai, Penumpang Whoosh Membeludak

Libur Panjang Usai, Penumpang Whoosh Membeludak

JAKARTA
KCIC Imbau Penumpang Manfaatkan KA Feeder Saat Arus Balik Long Weekend

KCIC Imbau Penumpang Manfaatkan KA Feeder Saat Arus Balik Long Weekend

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon