Pemkot Tangerang Dukung Sekolah Rakyat untuk Putus Rantai Kemiskinan
Kamis, 9 April 2026 | 05:05 WIB
Tangerang, Beritasatu.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang menyatakan komitmen penuh dalam mendukung pembangunan Sekolah Rakyat sebagai bagian dari program strategis nasional guna memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan.
Kepala Bappeda Kota Tangerang Yeti Rohaeti mengatakan, pihaknya telah menindaklanjuti rencana pembangunan tersebut yang akan memanfaatkan lahan milik Kementerian Hukum di wilayah Kota Tangerang.
Berdasarkan hasil koordinasi terakhir, lokasi pembangunan diusulkan berada di lahan seluas 6,3 hektare di Jalan Lapas Pemuda, tepat di samping Balekota Mall, Kota Tangerang.
“Kami telah melakukan koordinasi dengan Kemenkum, Kementerian Sosial, dan Kementerian PUPR untuk menindaklanjuti rencana pembangunan Sekolah Rakyat di Kota Tangerang. Kami tentunya sangat mendukung penuh serta sudah masuk dalam proses menyiapkan kebutuhan administrasi, terutama terkait aset dan sertifikasi lahan agar memenuhi readiness criteria pembangunan,” ujar Yeti kepada wartawan, Rabu (8/4/2026).
Ia menambahkan, pemerintah pusat menargetkan proyek Sekolah Rakyat dapat segera direalisasikan dalam waktu dekat. Sekolah ini nantinya akan mencakup seluruh jenjang pendidikan wajib belajar, mulai dari SD, SMP, hingga SMA.
“Kami langsung bergerak cepat menindaklanjuti rencana ini. Setelah koordinasi dengan pemerintah pusat, kami sudah melaporkan kepada Wali Kota terkait persiapan pemenuhan persyaratan administrasi, seperti sertifikasi aset, perizinan, hingga AMDAL yang diharapkan dapat ditindaklanjuti melalui anggaran perubahan tahun ini,” jelasnya.
Pemkot Tangerang berharap proses pembangunan dapat segera mencapai kepastian sehingga fasilitas pendidikan tersebut bisa segera dimanfaatkan masyarakat, khususnya anak-anak dari keluarga kurang mampu.
“Kami berharap pembangunan Sekolah Rakyat ini dapat berjalan lancar karena memiliki manfaat besar dalam membuka akses pendidikan dan mencetak generasi muda berkualitas di Kota Tangerang,” pungkasnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
AS Sebut Tak Ada Bukti Iran Kembali Tutup Selat Hormuz
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Prabowo Minta Masa Tunggu Haji Lebih Singkat dari Saat Ini




