Purbaya Gelontorkan Rp 1,77 T dari APBN untuk Tambahan Biaya Haji
Kamis, 9 April 2026 | 05:58 WIB
Jakarta, Beritasatu.com – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan tambahan anggaran sebesar Rp 1,77 triliun untuk biaya pesawat jemaah haji bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Tambahan anggaran ini digunakan untuk menutup kenaikan biaya akibat lonjakan harga avtur.
"Dari APBN lah, kan masih ada cadangan-cadangan," ujar Purbaya di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (8/4/2026), dikutip dari Antara.
Cadangan anggaran tersebut berasal dari hasil efisiensi belanja negara yang dilakukan sepanjang tahun. Dana efisiensi kemudian dialokasikan kembali untuk kebutuhan baru, termasuk menutup kenaikan biaya transportasi haji.
"Kita kan udah efisiensi. Itu saya yakin efisiensi itu yang dihitung setahun, sebagiannya, sampai akhir tahun kan. Kalau efisiensi itu diambil, ditaruh di satu tempat, nanti itu akan disalurkan ke yang tadi, ke yang pengeluaran baru," jelasnya.
Dengan dukungan anggaran tersebut, pemerintah memastikan tidak ada tambahan biaya yang dibebankan kepada jemaah haji.
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menyatakan biaya haji 2026 tetap turun sekitar Rp 2 juta per jemaah meski harga avtur mengalami kenaikan.
“Kita pastikan bahwa biaya haji 2026, kita turunkan harganya sekitar Rp 2 juta, walaupun harga avtur naik,” kata Presiden dalam rapat kerja di Istana Kepresidenan.
Pemerintah juga memberikan dukungan pembiayaan sebesar Rp 1,77 triliun bagi sekitar 220.000 calon jemaah haji yang terdampak kenaikan biaya penerbangan. Penetapan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) 2026 telah disepakati bersama DPR, dengan nilai sebesar Rp 87.409.366 per jemaah, turun Rp 2 juta dibandingkan tahun sebelumnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Trump Larang Pungutan di Selat Hormuz
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
62 Persen Jemaah Haji Indonesia Telah Kembali ke Tanah Air




