ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Dorong Industri Lokal, Migas Aceh Dapat Dukungan BUMN

Kamis, 9 April 2026 | 15:56 WIB
IC
IC
Penulis: Iman Rahman Cahyadi | Editor: CAH
Badan Pengelola Migas Aceh menjalin kolaborasi dengan PT Sucofindo, dan PT Surveyor Indonesia untuk memperkuat peran industri dalam negeri di sektor hulu minyak dan gas (migas) terus didorong melalui kolaborasi antara
Badan Pengelola Migas Aceh menjalin kolaborasi dengan PT Sucofindo, dan PT Surveyor Indonesia untuk memperkuat peran industri dalam negeri di sektor hulu minyak dan gas (migas) terus didorong melalui kolaborasi antara (Beritasatu.com/Istimewa)

Jakarta, Beritasatu.com – Upaya memperkuat peran industri dalam negeri di sektor hulu minyak dan gas (migas) terus didorong melalui kolaborasi antara Badan Pengelola Migas Aceh, PT Sucofindo, dan PT Surveyor Indonesia.

Kerja sama ini bertujuan mengoptimalkan penggunaan produk dan jasa dalam negeri agar kegiatan hulu migas di Aceh memberikan dampak nyata bagi perekonomian daerah maupun nasional.

Kolaborasi ini difokuskan pada peningkatan pemanfaatan barang dan jasa lokal secara lebih terukur, transparan, dan berkelanjutan. Dengan langkah tersebut, sektor migas tidak hanya berorientasi pada produksi energi, tetapi juga berkontribusi pada pertumbuhan industri nasional.

ADVERTISEMENT

Direktur Utama PT Surveyor Indonesia Fajar Wibhiyadi menegaskan pentingnya sinergi dalam menciptakan nilai tambah dari setiap aktivitas industri.

“Peningkatan penggunaan produk dan jasa lokal akan berdampak langsung pada pelaku usaha, tenaga kerja, hingga rantai pasok di daerah,” ujar Fajar dalam keterangannya, Kamis (9/4/2026).

Bagi Aceh, kerja sama ini membuka peluang lebih luas bagi pelaku usaha lokal untuk terlibat dalam rantai pasok industri migas. Dampaknya diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif, termasuk peningkatan kapasitas industri daerah dan penciptaan lapangan kerja.

Efek positifnya juga diprediksi meluas ke wilayah Sumatera, termasuk Sumatera Utara, seiring keterkaitan distribusi dan rantai pasok antarwilayah.

Selain mendorong pertumbuhan industri, kolaborasi ini juga diarahkan untuk membangun sistem yang lebih transparan dan akuntabel. Hal ini penting agar pemerintah, pelaku usaha, hingga investor dapat melihat kontribusi nyata sektor migas terhadap perekonomian.

“Kolaborasi ini bukan sekadar kepatuhan, tetapi bagaimana sektor migas menjadi penggerak ekonomi daerah,” kata Fajar.

Ke depan, sinergi antara BPMA, Sucofindo, dan PT Surveyor Indonesia diharapkan menjadi model kolaborasi strategis dalam memperkuat sektor energi sekaligus mendorong kemandirian industri nasional.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Pertamina EP Catatkan Produksi Migas 205.000 Barel pada 2025

Pertamina EP Catatkan Produksi Migas 205.000 Barel pada 2025

EKONOMI
Skema Bagi Hasil Minerba Bakal Diputuskan pada Sidang Kabinet

Skema Bagi Hasil Minerba Bakal Diputuskan pada Sidang Kabinet

EKONOMI
Pertamina EP Limau Field Berhasil Tambah Produksi Migas 12 Persen

Pertamina EP Limau Field Berhasil Tambah Produksi Migas 12 Persen

EKONOMI
Presiden Prabowo Akan Hadiri IPA Confex 2026 di BSD

Presiden Prabowo Akan Hadiri IPA Confex 2026 di BSD

EKONOMI
DEN Minta Masyarakat Hemat BBM di Tengah Konflik Timur Tengah

DEN Minta Masyarakat Hemat BBM di Tengah Konflik Timur Tengah

EKONOMI
Pertamina Jajaki Penguatan Kerja Sama dengan EOG Resources untuk Dorong Peningkatan Produksi Migas

Pertamina Jajaki Penguatan Kerja Sama dengan EOG Resources untuk Dorong Peningkatan Produksi Migas

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon