ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Pengamat: Pasokan Listrik Belum Siap Dukung Transisi EV Nasional

Selasa, 14 April 2026 | 19:42 WIB
AH
AD
Penulis: Akmalal Hamdhi | Editor: AD
Ilustrasi SPKLU.
Ilustrasi SPKLU. (Antara/Dedi Suwidiantoro)

Jakarta, Beritasatu.com - Percepatan program elektrifikasi kendaraan di Indonesia dinilai harus diimbangi dengan kesiapan sektor hulu energi, terutama pasokan listrik dan iklim investasi. Tanpa dukungan tersebut, pengembangan kendaraan listrik berpotensi tidak berjalan optimal.

Pengamat energi Tumbur Parlindungan mengatakan, tantangan utama pengembangan kendaraan listrik bukan hanya pada industri otomotif, melainkan pada ketersediaan listrik yang memadai.

“Isu utama itu ketersediaan listrik untuk mendukung infrastruktur elektrifikasi kendaraan. Setahu saya, kondisi pembangkit listrik saat ini masih memiliki keterbatasan kapasitas apabila dilakukan elektrifikasi secara massal,” ujarnya saat dihubungi Beritasatu.com, Selasa (14/4/2026).

ADVERTISEMENT

Ia menilai kapasitas pembangkit listrik nasional saat ini belum sepenuhnya siap untuk menopang elektrifikasi dalam skala besar. Oleh karena itu, diperlukan kajian menyeluruh terkait kemampuan pasokan listrik seiring meningkatnya adopsi kendaraan listrik.

Menurut Tumbur, kebijakan elektrifikasi seharusnya disesuaikan dengan kapasitas energi yang tersedia, mengingat kompleksitas sektor energi dari hulu hingga hilir.

“Kebijakan seharusnya disesuaikan dengan kapasitas yang kita punya. Memang persoalan ini cukup kompleks,” katanya.

Pada sisi lain, ia melihat sektor hulu energi Indonesia memiliki potensi besar untuk berkembang. Namun, potensi tersebut masih terhambat oleh iklim investasi yang belum optimal.

“Iklim investasi masih perlu banyak perbaikan, baik dari sisi aturan, daya saing Indonesia dibandingkan negara lain, termasuk kepastian hukum dalam berusaha serta pencegahan proses kriminalisasi,” tegasnya.

Namun, sektor hulu tetap dinilai menarik bagi investor jika didukung kebijakan yang lebih kompetitif.

“Sektor hulu sudah cukup menarik, tinggal iklim investasi yang perlu diperbaiki agar semakin banyak investor masuk,” tambahnya.

Sementara itu, pemerintah terus mendorong percepatan elektrifikasi kendaraan sebagai bagian dari strategi transisi energi dan pengurangan ketergantungan pada bahan bakar fosil. 

Presiden Prabowo Subianto menegaskan pentingnya konversi kendaraan ke listrik, termasuk rencana pembentukan perusahaan pemerintah untuk memproduksi sedan listrik nasional.

Pemerintah juga menargetkan produksi sedan listrik nasional pada 2028, di tengah upaya memperluas penggunaan kendaraan listrik komersial seperti bus dan truk. Dari sisi kebijakan fiskal, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan bahwa insentif kendaraan listrik tengah dikaji ulang.

Penguatan sektor hulu energi dinilai menjadi fondasi utama agar program elektrifikasi tidak hanya agresif di sisi hilir, tetapi juga didukung oleh kesiapan pasokan listrik dan iklim investasi yang sehat. Tanpa itu, percepatan transisi kendaraan listrik berisiko menghadapi kendala struktural dalam jangka panjang.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

BYD Restrukturisasi Riset Kendaraan Listrik setelah Penjualan Melambat

BYD Restrukturisasi Riset Kendaraan Listrik setelah Penjualan Melambat

OTOTEKNO
MPMRent Borong 50 Wuling BinguoEV Lite untuk Armada Listrik

MPMRent Borong 50 Wuling BinguoEV Lite untuk Armada Listrik

OTOTEKNO
Mobil Listrik China Tetap Bisa Masuk Pasar AS meski Banyak Hambatan

Mobil Listrik China Tetap Bisa Masuk Pasar AS meski Banyak Hambatan

OTOTEKNO
Soal Nasib Mobil Tiktok, ByteDance Ungkap Fokus AI dan Kokpit Pintar

Soal Nasib Mobil Tiktok, ByteDance Ungkap Fokus AI dan Kokpit Pintar

OTOTEKNO
Becak Listrik Jadi Simbol Baru Kota Hijau di Yogyakarta

Becak Listrik Jadi Simbol Baru Kota Hijau di Yogyakarta

NUSANTARA
CATL Siap Produksi Massal Baterai Sodium-Ion Akhir 2026

CATL Siap Produksi Massal Baterai Sodium-Ion Akhir 2026

OTOTEKNO

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon