Harga Minyak Pagi Hari Ini Turun Tipis di Tengah Negosiasi AS-Iran
Kamis, 23 April 2026 | 08:59 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Harga minyak dunia bergerak sedikit lebih rendah pada hari ini, Kamis (23/4/2026), setelah melonjak tajam pada sesi sebelumnya.
Penurunan ini terjadi di tengah mandeknya pembicaraan damai antara Iran dan Amerika Serikat, serta masih terganggunya arus perdagangan di Selat strategis Selat Hormuz.
Dikutip dari Reuters, kontrak berjangka minyak Brent pada Kamis pagi turun 15 sen menjadi US$ 101,76 per barel. Sementara itu, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) melemah 14 sen ke level US$ 92,82 per barel.
Sebelumnya pada Rabu (22/4/2026), kedua acuan harga tersebut melonjak lebih dari US$ 3, didorong oleh penurunan stok bensin dan distilat di Amerika Serikat yang lebih besar dari perkiraan, serta minimnya kemajuan dalam negosiasi damai.
Presiden AS Donald Trump sebelumnya memperpanjang gencatan senjata antara AS dan Iran atas permintaan mediator dari Pakistan. Namun, baik Iran maupun AS masih membatasi lalu lintas kapal melalui Selat Hormuz.
Sebelum konflik memanas pada akhir Februari 2026 akibat serangan AS dan Israel ke Iran, Selat Hormuz menjadi jalur vital yang mengangkut sekitar 20% pasokan minyak dan gas alam cair global setiap hari.
Ketegangan meningkat setelah Iran menyita dua kapal di Selat Hormuz pada Rabu, memperketat kendalinya atas jalur strategis tersebut. Di sisi lain, AS tetap mempertahankan blokade angkatan laut terhadap perdagangan laut Iran.
Ketua parlemen Iran sekaligus negosiator utama, Mohammad Baqer Qalibaf, menegaskan bahwa gencatan senjata penuh hanya masuk akal apabila blokade tersebut dicabut.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Trump Larang Pungutan di Selat Hormuz
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Cuaca Jakarta Hari Ini Minggu 21 Juni: Hujan Ringan pada Malam Hari




