Australia Kesulitan Penuhi Permintaan Sapi Indonesia
Selasa, 18 Agustus 2015 | 07:54 WIB
Darwin - Asosiasi Eksportir Sapi Northern Territory (Australia Utara) mengatakan kesulitan dan terus berupaya untuk memenuhi tambahan kuota impor 50.000 ekor sapi dari Indonesia.
Sebagian besar peternak dan rumah potong hewan sudah mengapalkan pasokan sapi ke sejumlah negara importir lainnya.
"Hanya beberapa kapal yang bisa diambil. Sebagian besar kapal sudah melakukan kontrak dalam satu kuartal sehingga sulit untuk dibatalkan. Ini sangat sulit untuk mendapatkan 50.000 ekor sapi dalam waktu singkat," kata Kepala Eksekutif Asosiasi Eksportir Sapi Northern Territory, Stuart Kemp, seperti dikutip Sydney Morning Herald akhir pekan lalu.
Sementara itu, sebanyak 11.000 ekor sapi dari negara bagian Northen Territory, Australia, segera tiba di Provinsi Kalimantan Timur, untuk selanjutnya dikarantina beberapa hari sebelum didistribusikan kepada sejumlah kelompok ternak di kabupaten/kota setempat.
"Sapi dari Australia itu merupakan sapi bibit jenis Brahman Cros. Rencananya sapi-sapi itu akan tiba di Kaltim awal September 2015 secara bertahap, baik sapi jantan maupun betina, bahkan di antaranya ada yang sedang bunting," kata Kepala Bidang Perbibitan dan Budidaya Dinas Peternakan Provinsi Kaltim I Gusti Made Jaya Adhi di Samarinda, Senin (17/8).
Sapi impor tersebut merupakan bantuan pemerintah pusat yang pengadaannya menggunakan dana APBN, yakni melalui Ditjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian. Tujuan pemerintah mendatangkan sapi dari Australia untuk dikembangkan di Kaltim, agar populasi sapi di daerah ini terus meningkat.
Dikatakan, jumlah sebanyak 11.000 ekor sapi bibit tersebut terdiri atas 1.100 ekor sapi jantan atau 10 persen, 9.900 ekor atau 90 persen sapi betina, dan terdapat 4.950 ekor atau 50 persen merupakan sapi yang sedang bunting.
Bantuan sapi dari pemerintah juga untuk mendukung program Kaltim yang telah mencanangkan populasi sebanyak 2 juta ekor sapi pada 2018, sehingga melalui bantuan ini diharapkan cita-cita tersebut dapat terwujud dan Kaltim ke depan mampu swasembada daging.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
KPK Duga Ahmad Dedi Terima Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras




