ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Konsumsi BBM Bersubsidi Diprediksi Tak Lampaui Kuota

Selasa, 1 September 2015 | 19:48 WIB
RA
FB
Penulis: Retno Ayuningtyas | Editor: FMB
Pengguna kendaraan bermotor antre untuk membeli premium di salah satu SPBU di Jakarta Pusat, sebelum kenaikan harga BBM bersubsidi, Senin (17/11) malam.
Pengguna kendaraan bermotor antre untuk membeli premium di salah satu SPBU di Jakarta Pusat, sebelum kenaikan harga BBM bersubsidi, Senin (17/11) malam. (Antara/Fanny Octavianus)

Jakarta – Pemerintah memprediksi konsumsi bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi tidak akan melebihi kuota yang telah ditetapkan. Hal ini lantaran adanya penurunan konsumsi BBM.

"Sampai akhir tahun nanti, konsumsi BBM bersubsidi diproyeksi mencapai sekitar 16 juta kiloliter (KL), masih di bawah kuota APBN Perubahan 17 juta KL," kata Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) I Gusti Nyoman Wiratmaja dalam rapat dengan Komisi VII DPR RI di Jakarta, Selasa (1/9).

Dia merinci, hingga akhir Agustus lalu, konsumsi solar tercatat sebesar 9,09 juta KL. Dari realisasi tersebut, konsumsi solar sampai akhir tahun nanti diproyeksikan hanya akan mencapai 16,02 juta KL dari kuota yang ditetapkan dalam APBN Perubahan 2015 sebesar 17,05 juta KL.

Sementara untuk konsumsi minyak tanah tercatat hanya sebesar 490 ribu KL dan diproyeksi hanya mencapai 730 ribu KL pada akhir tahun nanti. Angka proyeksi itu juga masih di bawah kuota yang ditetapkan sebesar 850 ribu KL. "Di beberapa daerah memang ada yang melewati kuota, yakni Sulawesi Utara dan Papua Barat. Tetapi secara keseluruhan konsumsi masih di range yang diharapkan," jelas Wiratmaja.

ADVERTISEMENT

Realisasi konsumsi BBM bersubsidi tahun ini juga lebih rendah dari tahun lalu. Konsumsi solar turun sebesar 230 ribu KL lantaran adanya larangan penggunaan BBM bersubsidi bagi kapal nelayan di atas 30 gross tonnage (GT). Sementara konsumsi minyak tanah berkurangan karena adanya program konversi ke gas minyak cair (liquefied petroleum gas/LPG).

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Menghadap Prabowo, Bahlil Pastikan Stok BBM-LPG Aman

Menghadap Prabowo, Bahlil Pastikan Stok BBM-LPG Aman

EKONOMI
DEN Minta Masyarakat Hemat BBM di Tengah Konflik Timur Tengah

DEN Minta Masyarakat Hemat BBM di Tengah Konflik Timur Tengah

EKONOMI
Warga AS Tercekik Harga BBM, Kongres Desak Larangan Ekspor Minyak!

Warga AS Tercekik Harga BBM, Kongres Desak Larangan Ekspor Minyak!

INTERNASIONAL
Butuh Kolaborasi Agar Subsidi BBM Tepat Sasaran

Butuh Kolaborasi Agar Subsidi BBM Tepat Sasaran

EKONOMI
Krisis Timur Tengah Masih Berlangsung, Penyesuaian Harga BBM Non-Subsidi Tak Terelakkan

Krisis Timur Tengah Masih Berlangsung, Penyesuaian Harga BBM Non-Subsidi Tak Terelakkan

EKONOMI
Pertamina vs Swasta: Siapa Paling Murah? Cek Harga BBM April 2026

Pertamina vs Swasta: Siapa Paling Murah? Cek Harga BBM April 2026

MULTIMEDIA

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon