Kabulog Berharap Proyek "Cold Storage" Dimulai Tahun Depan
Jumat, 18 September 2015 | 13:38 WIB
Jakarta - Kepala Badan Urusan Logistik (Kabulog), Djarot Kusumayakti, mengungkapkan, pemerintah akan segera membangun cold storage (fasilsitas penyimpanan dengan pendingin) seperti milik Uni Emirat Arab. Pernyataan ini senada dengan yang dikemukakan Menteri Perdagangan (mendag), Thomas Trikasih Lembong.
Djarot mengungkapkan, jajarannya tengah mengaji kapasitas, areal, dan sejumlah masalah teknis, terkait pembangunan cold storage tersebut.
Walaupun secara pribadi, Djarot berharap, tahun depan pembangunannya bisa dimulai di wilayah Jakarta.
"Saya sangat berharap tahun depan mulai bergerak," kata Djarot, yang ditemui di kompleks istana wapres, Jakarta, Jumat (18/9).
Hanya saja, Djarot mengaku belum mengetahui berapa jumlah anggaran untuk membangun tempat penyimpanan besar tersebut. Meskipun, berharap hanya menggunakan anggaran milik bulog.
Sebelumnya, usai mendampingi Presiden Joko Widodo (Jokowi) berkunjung ke sejumlah wilayah di Timur Tengah, Thomas mengungkapkan keinginan pemerintah untuk membangun cold storage dengan daya tampung besar milik Uni Emirat Arab.
Bahkan, Tom (panggilan akrab Thomas) telah memperkirakan, pembangunan cold storage ini membutuhkan dana sebesar Rp 2 triliun sampai Rp 3 triliun.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




