PBNU Berencana Membuat Wahana Investasi NU Fund
Jumat, 18 September 2015 | 21:34 WIB
Yogyakarta - Pengurus Besar Nahdlatul Ulama berencana membuat Nahdlatul Ulama Fund sebagai wahana investasi bagi warga Nahdliyin.b"Insya Allah kami akan membuat NU Fund untuk mendorong warga NU berinvestasi," kata Ketua Bidang Perkonomian dan Investasi Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Marsudi Syuhud dalam diskusi publik OJK dengan Warga NU di Yogyakarta, Jumat (18/9).
Menurut dia, NU Fund akan menjadi salah satu sarana organisasi PBNU memperoleh modal sekaligus menjadi pendorong masyarakat khususnya warga NU untuk berani menanamkan modalnya. "Untuk setiap masyarakat, tidak harus orang kaya yang nantinya bisa berinvestasi di sini," kata Marsudi.
Konsep atau program yang akan diterapkan untuk mendirikan reksa dana itu, menurut dia, masih dalam pengkajian yang akan dibantu Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Meski demikian, ia mengatakan, investor yang dapat menanamkan modal dalam NU Fund akan dibagi dalam beberapa tipe, di antaranya untuk tipe pertama, dapat berupa lembaga NU atau pesantren yang bersedia secara sukarela menginvestasikan dananya atas nama NU.
Tipe kedua, yakni berupa investor yang modalnya tetap dimiliki sendiri, namun keseluruhan profitnya dapat disedekahkan untuk NU.
Selanjutnya, tipe ketiga, yakni investor yang modalnya dimiliki sendiri dan sebagian profitnya disedekahkan untuk NU. "Untuk tipe terakhir yakni investor yang tidak dua-duanya (modal tidak dimiliki sendiri dan tidak menyedekahkan profitnya)," kata dia.
Sementara itu, Deputi Komisioner Pengawas Pasar Modal OJK Sarjito menyambut baik inisiatif PBNU untuk merencanakan dana reksa NU Fund. Menurut dia, wahana investasi berbasis syariah itu akan menjadi daya tarik tersendiri bagi warga NU untuk berinvestasi.
Memang kalau semua orang NU masuk investasi syariah, maka investasi syariah akan besar," kata dia.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
PM China Li Qiang Temui Sederet CEO AS, Siapa Saja?
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
PM China Li Qiang Temui Sederet CEO AS, Siapa Saja?




