Pemerintah Lelang Blok Panas Bumi Danau Ranau
Rabu, 2 Desember 2015 | 17:43 WIB
Jakarta – Pemerintah membuka lelang ulang untuk wilayah kerja atau blok panas bumi Danau Ranau 110 megawatt (MW) di perbatasan Sumatera Selatan dan Lampung.
Direktur Panas Bumi Direktorat Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Yunus Saifulhak menuturkan, lelang Blok Danau Ranau telah dibuka sejak akhir November. "Lelang telah dibuka, kepada perusahaan dipersilahkan mendaftar," kata dia di Jakarta, Rabu (2/12).
Wilayah kerja panas bumi Danau Ranau seluas 8.561 hektar dengan perkiraan temperatur reservoir 200 derajat celcius. Wilayah dengan cadangan terduga 210 MW ini direncanakan memiliki kapasitas pengembangan hanya 55 MW. Pola pengusahaan yang ditawarkan adalah total project dengan harga patokan tertinggi US$ 14,6 sen per kilowatt hour (kWh). Proyek ini juga ditargetkan mulai on stream pada 2022.
Perusahaan yang berminat dapat mengambil formulir pendaftaran dari 30 November 2015 hingga 11 Januari 2016. Selanjutnya, tahap pendaftaran meliputi pemasukan formulir pendaftaran, pemasukan dokumen persyaratan administrasi, penyetoran jaminan lelang dan pengambilan dokumen lelang tahap kesatu dilaksanakan dari 8 Desember 2015 hingga 12 Januari 2016.
Blok panas bumi Danau Ranau sebenarnya telah dilelang pada Juli-Agustus lalu. Namun, hingga pendaftaran lelang ditutup, hanya satu perusahaan yang ikut serta yakni PT Sari Prima Energi. Sehingga, perlu dilakukan lelang ulang untuk blok ini.
"Danau Ranau dilelang ulang karena yang daftar hanya satu," kata Yunus.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




