Hadapi MEA, Kemnaker Perkuat Peranan Instruktur BLK
Kamis, 10 Desember 2015 | 17:36 WIB
Jakarta - Menaker Hanif Dakhiri mengatakan untuk menghadapi bergulirnya Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) yang sudah di depan mata, semua komponen bangsa perlu disinergikan dalam rangka menyiapkan tenaga kerja berkualitas dan berkompeten.
"Dalam pandangan lebih spesifik peranan instruktur di balai-balai latihan kerja harus diperkuat karena memiliki korelasi dengan SDM. Juga, sebaga pintu masuk dalam mewujudkan Indonesia kompeten," ujar Menaker, Kamis (10/12).
Data Kemnaker menunjukan bahwa jumlah instruktur saat ini 2.873 orang. Sedangkan berdasarkan hasil kajian Kemnaker, kebutuhan instruktur sampai dengan 2019 di seluruh BLK sekitar 7.200 orang. "Sehingga kalau instruktur saat ini tidak ditangani dikawatirkan akan berpengaruh terhadap efektifitas penyelenggaraan pelatihan, " kata dia.
Menaker mengatakan pasar kerja di era globalisasi saat ini telah mengalami perubahan signifikan dan persaingan sangat ketat sehingga memerlukan inovasi, akurasi, dan kecepatan memadai dari tersedianya sumber daya manusia yang kompeten, berdaya saing, dan mandiri.
Untuk menghasilkan SDM yang kompeten, kata dia, harus didukung oleh tersedianya sumber daya dan infrastruktur memadai dan up to date, sistem dan metode yang tepat, regulasi dan kelembagaan yang kuat, arah pembinaan dan kebijakan yang tepat serta komitmen dan koordinasi yang baik antarlintas instansi.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




