May Day 2026, Tak Ada Aksi Buruh di Kantor Kemenaker Jakarta
Jumat, 1 Mei 2026 | 10:28 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Tidak terlihat adanya aksi demonstrasi buruh di depan kantor Kementerian Ketenagakerjaan hingga Jumat (1/5/2026) siang, bertepatan dengan peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day 2026.
Berdasarkan pantauan di lokasi sejak pukul 06.00 WIB hingga sekitar pukul 10.00 WIB, situasi di sekitar gedung Kemenaker terpantau kondusif. Tidak tampak adanya pergerakan massa aksi maupun konsentrasi buruh di kawasan tersebut.
Di area depan gedung, hanya terlihat petugas keamanan dan layanan yang berjaga di pintu masuk. Suasana perkantoran pun relatif lengang mengingat hari tersebut merupakan libur nasional, sehingga aktivitas pegawai tidak seramai hari kerja.
Salah satu petugas keamanan, Sapik, menyebut aksi demonstrasi di kantor Kemenaker justru lebih sering terjadi pada hari biasa dibandingkan saat peringatan Hari Buruh.
“Biasanya demo di sini justru terjadi di hari biasa. Kalau saat Hari Buruh, terakhir yang ramai sekitar pada 2022,” ujarnya.
Ia menambahkan, jika pun ada massa buruh yang datang saat May Day, umumnya hanya singgah untuk berfoto sebelum melanjutkan perjalanan ke lokasi aksi utama.
“Paling hanya mampir untuk foto di depan gedung, lalu lanjut ke tempat lain,” katanya.
Menurutnya, aksi demonstrasi di kawasan kementerian juga tidak bisa dilakukan secara mendadak karena harus melalui koordinasi dengan aparat kepolisian. Meski demikian, petugas keamanan tetap bersiaga untuk mengantisipasi kemungkinan adanya massa yang datang.
Pada saat yang sama, terlihat sejumlah massa bergerak dari arah Pancoran menuju kawasan Monumen Nasional (Monas) dan Menteng. Massa tersebut diduga menuju pusat peringatan May Day yang digelar di Monas dan dihadiri Presiden Prabowo Subianto.
Selain di Monas, aksi buruh di Jakarta juga dipusatkan di depan gedung DPR RI. Berbagai serikat pekerja dan federasi buruh diketahui menggelar peringatan di sejumlah daerah secara serentak.
Sementara itu, tidak terdapat agenda khusus dari pihak Kemenaker dalam peringatan May Day tahun ini. Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, sebelumnya menyampaikan bahwa pemerintah akan memberikan kado bagi buruh berupa pembentukan Satuan Tugas Pemutusan Hubungan Kerja (Satgas PHK).
Satgas tersebut berada di bawah koordinasi menteri sekretaris negara dan bertugas memantau serta mengantisipasi potensi gelombang PHK di berbagai sektor industri.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Revitalisasi Alun-alun Kota Serang Ditargetkan Rampung Desember 2026




