ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Polda Metro Pulangkan 101 Orang yang Diamankan Saat May Day di Jakarta

Sabtu, 2 Mei 2026 | 14:21 WIB
SM
SM
Penulis: Salman Mardira | Editor: SMR
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto memberikan keterangan pers di Jakarta.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto memberikan keterangan pers di Jakarta. (Antara/Ilham Kausar)

Jakarta, Beritasatu.com – Polda Metro Jaya menyebut 101 orang yang sebelumnya diamankan karena diduga hendak melakukan kerusuhan di kawasan Monas dan depan Gedung DPR/MPR, Jakarta Pusat saat Hari Buruh Internasional atau May Day, Jumat (1/5/2026), telah dipulangkan ke rumah masing-masing.

"Semalam, 101 orang tersebut sudah pulang ke rumah masing-masing dengan dijemput keluarga dan pendampingan dari LBH Jakarta," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto dikutip dari Antara, Sabtu (2/5/2026).

Meski demikian, kepolisian masih mendalami barang bukti yang diamankan serta selebaran berisi rencana aksi melalui Satgas Gakkum Polda Metro Jaya.

ADVERTISEMENT

Budi menambahkan, pihaknya juga menelusuri pihak yang diduga menjadi aktor di balik rencana tersebut, termasuk penggalangan dana.

Sebelumnya, Polda Metro Jaya melakukan langkah deteksi dini dan pencegahan terhadap kelompok yang diduga berupaya menyusup ke aksi buruh di Monas dan depan Gedung DPR/MPR saat peringatan May Day.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Pol Iman Imanuddin mengatakan langkah tersebut dilakukan untuk menjaga penyampaian pendapat di muka umum agar tetap sesuai aturan hukum.

"Dalam rangka menjaga marwah demokrasi dan menjamin hak penyampaian pendapat di muka umum agar dapat sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan, maka kami terus berupaya, baik secara preemtif, preventif, maupun represif," kata Iman dalam konferensi pers di Gedung Promoter Polda Metro Jaya, Jumat (1/5/2026).

Sejumlah barang yang diduga akan digunakan untuk aksi kerusuhan juga diamankan, antara lain botol kosong dan kain yang diduga untuk pembuatan bom molotov, paku beton untuk merusak fasilitas, ketapel dengan gotri untuk menyerang petugas, serta dokumen rencana kerusuhan.

Iman menegaskan langkah pengamanan dilakukan sebagai upaya antisipatif sebelum terjadi tindak pidana.

"Sejumlah 101 orang sedang memberikan informasi kepada kami, dan kami sampaikan setelah selesai penyampaian informasi tersebut, mereka akan segera kembali ke rumahnya masing-masing," ungkap Iman.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

May Day di Bandung Ricuh, Farhan: Aksi Anarkistis Tak Dibenarkan

May Day di Bandung Ricuh, Farhan: Aksi Anarkistis Tak Dibenarkan

JAWA BARAT
6 Jenis Pekerjaan Outsourcing yang Sah Berdasarkan Aturan Baru 2026

6 Jenis Pekerjaan Outsourcing yang Sah Berdasarkan Aturan Baru 2026

NASIONAL
Hasto Kristiyanto dan Rano Karno Kompak Hadiri Perayaan Hari Buruh

Hasto Kristiyanto dan Rano Karno Kompak Hadiri Perayaan Hari Buruh

NASIONAL
Libur Panjang, Penumpang Whoosh Diprediksi 22.000 Orang Hari Ini

Libur Panjang, Penumpang Whoosh Diprediksi 22.000 Orang Hari Ini

EKONOMI
Nikmati Libur Hari Buruh, 5.863 Wisatawan Tamasya ke Kepulauan Seribu

Nikmati Libur Hari Buruh, 5.863 Wisatawan Tamasya ke Kepulauan Seribu

JAKARTA
Kawasan Simpang Tamansari Bandung Dibersihkan setelah Rusuh May Day

Kawasan Simpang Tamansari Bandung Dibersihkan setelah Rusuh May Day

JAWA BARAT

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon