Kawasan Simpang Tamansari Bandung Dibersihkan setelah Rusuh May Day
Sabtu, 2 Mei 2026 | 10:37 WIB
Bandung, Beritasatu.com — Kawasan Simpang Tamansari, Kota Bandung mulai dibersihkan dan dibenahi kembali setelah kerusuhan akibat aksi massa anarkistis pada peringatan Hari Buruh Internasional (May Day), pada Jumat (1/5/2026).
Tim gabungan dari petugas kebersihan dan keamanan dikerahkan sejak, Sabtu (2/5/2026) pagi, untuk membersihkan puing-puing sisa kerusuhan serta memperbaiki fasilitas umum yang sempat dirusak massa.
Pembersihan difokuskan di sekitar persimpangan Tamansari yang menjadi pusat kerusuhan saat May Day. Massa turut membakar pos polisi di lokasi tersebut. Bangunan dan baliho yang dibakar massa telah ditutup dengan terpal.
Seorang petugas kebersihan, Edi menyebut kondisi lokasi cukup memprihatinkan akibat sisa pembakaran yang berserakan di jalan.
"Kami fokus pada pembersihan jalan dari puing-puing, Pos polisi yang dibakar juga sudah ditutup terpal," ujar Edi saat ditemui di sela kegiatan pembersihan.
Puluhan petugas kebersihan juga dikerahkan untuk menghapus coretan vandalisme yang merusak estetika kota.
"Kondisinya benar-benar hangus, tidak ada yang tersisa di bagian dalamnya, dan membersihkan coretan-coretan di batu dan dinding," ungkapnya.
Coretan ditinggalkan massa di berbagai media, mulai dari trotoar, batu hias, hingga dinding bangunan di sepanjang kawasan Dago.
Sebelumnya, unjuk rasa para mahasiswa dan buruh di depan Gedung DPRD Jawa Barat, Kota Bandung, Jumat (1/5/2026), berjalan tertib dan damai. Setelah massa mahasiswa selesai beraksi, muncul sekelompok orang berpakaian serbahitam membuat keonaran.
Mereka melakukan aksi anarkistis dengan merusak bahkan membakar fasilitas umum di sekitar Tamansari.
Polisi akhirnya berhasil mengendalikan situasi dan menangkap beberapa di antara kelompok tersebut.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Jerman vs Pantai Gading: Duel Hidup Mati Penguasa Grup E




