ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Kembangkan Panas Bumi Hasilkan Penghematan Rp 46,52 Triliun

Kamis, 28 Januari 2016 | 16:37 WIB
RA
WP
Penulis: Retno Ayuningtyas | Editor: WBP
Ilustrasi pembangkit listrik tenaga panas bumi
Ilustrasi pembangkit listrik tenaga panas bumi (Istimewa)

Jakarta– Reforminer Institute menghitung bakal ada penghematan biaya bahan bakar produksi listrik hingga Rp 46,52 triliun jika konsumsi bahan bakar minyak (BBM) dan gas dialihkan ke panas bumi.

Direktur Eksekutif Reforminer Institute Komaidi Notonegoro mengatakan, porsi produksi listrik dari pembangkit listrik yang berbahan bakar BBM dan gas saat ini cukup besar. Porsi listrik dari BBM tercatat sebesar 11 persen atau setara dengan 26.345,55 gigawatt hour (GWh), sementara untuk gas 27 persen atau 64.666,34 GWh.

Jika produksi listrik yang dihasilkan dari BBM dan gas itu dialihkan ke panas bumi, maka bisa diperoleh penghematan biaya bahan bakar Rp 46,52 triliun. "Kalau dari BBM dikonversi ke panas bumi maka diperoleh penghematan Rp 32,03 triliun, kalau dari gas ke panas bumi Rp 14,48 triliun," kata dia dalam keterangan tertulis yang diterima Investor Daily, Kamis (28/1).

Hal ini, sebut dia, lantaran harga listrik panas bumi sudah cukup bersaing dengan energi fosil. Pada 2015 lalu tercatat biaya bahan bakar penyediaan listrik dari BBM mencapai Rp 1.912 per kilowatt hour (kWh), gas alam Rp 920 per kWh, dan batu bara Rp 367 per kWh. "Sementara harga listrik panas bumi yakni Rp 696 per kWh," ujar Komaidi.

ADVERTISEMENT

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

ESDM Pastikan Geothermal Baturaden Tak Lagi Lakukan Eksplorasi

ESDM Pastikan Geothermal Baturaden Tak Lagi Lakukan Eksplorasi

EKONOMI
ESDM Ungkap Foto Viral Lahan Gundul di Baturaden Adalah Citra Lama

ESDM Ungkap Foto Viral Lahan Gundul di Baturaden Adalah Citra Lama

EKONOMI
Inovasi Ecolab–PGE Buka Era Baru Efisiensi Energi Panas Bumi

Inovasi Ecolab–PGE Buka Era Baru Efisiensi Energi Panas Bumi

OTOTEKNO
Bahlil Ungkap Potensi Besar Panas Bumi Indonesia Tempati Posisi Kedua

Bahlil Ungkap Potensi Besar Panas Bumi Indonesia Tempati Posisi Kedua

EKONOMI
Pendapatan PGE Capai US$ 204,85 Juta pada Kuartal II 2025

Pendapatan PGE Capai US$ 204,85 Juta pada Kuartal II 2025

EKONOMI
PGE Yakin Panas Bumi Jadi Kunci Transisi Energi Bersih

PGE Yakin Panas Bumi Jadi Kunci Transisi Energi Bersih

NUSANTARA

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon