Anggaran IT BPJS Ketenagakerjaan Naik Capai Rp 120 Miliar
Kamis, 4 Februari 2016 | 17:11 WIBJakarta- Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJS TK) pada tahun ini mengalokasikan anggaran belanja untuk Teknologi Informasi (TI) sebesar Rp 120 miliar aau naik 20 persen dari tahun 2015 sebesar Rp 100 miliar. Pengembangan IT merupakan wujud transparasni BPJS TK kepada para peserta.
"Pengembangan mobile aplication seiring berkembangnya zaman harus dilakukan," kata Kepala Divisi Pengembangan IT BPJS Ketenagakerjaan Romie Erfianto dalam diskusi 'Membedah Sistem IT BPJS Ketenagakerjaan' di Jakarta, Kamis (4/2).
Dia mengatakan, pengembangan IT dilakukan melalui smartphone berbasis Android, Ios, dan Blackberry. Pada aplikasi ini, peserta BPJS bisa mengecek langusng apakah pembayaran dari pemberi kerja tepat waktu dan tepat jumlah. Peserta juga bisa memantau hasil pengembangan dananya. "Jadi, unsur transparansi bisa diketahui semua pihak, terutama peserta. Selama ini, banyak karyawan yang tak pernah tahu haknya, bahkan cenderung diabaikan, dianggap uang hilang," kata dia.
Romie menambahkan, BPJS TK juga sedang mengembangkan fitur manfaat yang diharapkan bisa selesai tahun ini. Misalnya, peserta bisa melihat status klaimnya dan simulasi pensiun. "Apalagi sekarang 10-30 persen dana bisa dipinjam untuk pembayaran rumah," katanya.
Di acara yang sama, Ketua Pusat Kajian Jaminan Sosial Nasional (PKJSN) Ridwan Max Sijabat mengatakan, dalam era globalisasi seperti saat ini sulit membayangkan jika ada satu lembaga besar seperti BPJS Ketenagakerjaan yang mirip sistem perbankan atau lembaga finansial, tapi tidak didukung sistem IT. "Tidak mungkin kita selenggarakan jaminan sosial, pelayanan finansial lewat lembaga keuangan besar tanpa dukungan IT yang penuh," ungkapnya.
Melalui IT, BPJS Ketenagakerjaan bisa membawa database kepesertaan maupun sistem operasional dengan mudah. Bahkan, layanan bisa lebih cepat diberikan. "Ini keputusan tepat menggunakan IT. Kalau dalam satu hari ada 500 yang minta jaminan hari tua (JHT), kalau manual kan tidak mungkin bisa kita lakukan," ujarnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Tim Voli Jepang JTEKT Stings Aichi Segel Tiket Semifinal AVC Men’s




