Penurunan Harga BBM Jaga Fundamental Ekonomi
Rabu, 30 Maret 2016 | 17:17 WIB
Jakarta- Sekretaris Kabinet Pramono Anung mengatakan penurunan harga bahan bakar minyak (BBM) jenis premium dan solar bertujuan untuk menjaga fundamental ekonomi nasional. Pramono mengatakan menjelang puasa dan Lebaran pada Juni-Juli mendatang, pemerintah wajib memastikan ketersediaan pasokan dan stabilitas BBM di berbagai daerah di Tanah Air.
"Untuk menjaga apa yang menjadi fundamental, Presiden berharap inflasi tetap rendah. Apalagi kita segera menghadapi Lebaran dan puasa. Tentunya perlu langkah yang diatur pemerintah. Hari ini kita umumkan perubahan harga itu,"kata Pramono di Kantor Kepresidenan, Jakarta, Rabu (30/3).
Pramono mengatakan, pada rapat yang dipimpin Presiden Joko Widodo, telah diputuskan bahwa harga premium dan solar turun sebesar Rp 500 per liter. Harga premium yang semula Rp 6.950 per liter, mulai 1 April menjadi Rp 6.450 dan solar semula Rp 5.650 per liter menjadi Rp 5.150 per liter.
Pada kesempatan itu, Presiden secara terbuka menyatakan penurunan harga BBM harus disertai penyesuaian tarif angkutan umum. "Tadi disampaikan untuk bisa menurunkan biaya transportasi angkutan publik," katanya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
PM China Li Qiang Temui Sederet CEO AS, Siapa Saja?
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
PM China Li Qiang Temui Sederet CEO AS, Siapa Saja?




