Harga BBM Turun, Kebutuhan Pokok juga Harus Turun
Selasa, 5 April 2016 | 13:02 WIB
Jakarta - Anggota DPR Rahmad Handoyo mengapresiasi keputusan pemerintah menurunkan harga BBM untuk jenis premium dan solar. Namun diingatkan, pemerintah masih ada pekerjaan rumah setelah penurunan harga ini yakni tarif angkutan barang dan angkutan umum lainnya.
"Pemerintah sudah menetapkan harga baru BBM, tetapi hal ini masih ada kaitannya dengan harga jual di masyarakat. Bagaimana caranya pemerintah mengendalikan harga kebutuhan pokok masyarakat seperti diinginkan," kata Rahmad Selasa (5/4).
Sejak 1 April lalu, pemerintah menetapkan harga BBM jenis premium menjadi Rp 6.450/liter dari sebelumnya Rp 6.950/liter, sedang solar menjadi Rp 5.150/liter dari Rp 5.650/liter. Penurunan ini sesuai dengan harga minyak di pasaran internasional.
Jika harga kebutuhan pokok itu tidak ikut turun kata Rahmad seperti sebelum kenaikan harga BBM sebelumnya, setidaknya laju inflasi bisa dikendalikan dengan menggunakan acuan harga BBM baru. Karena itu pemerintah juga harus bisa mengawasi terkait besaran biaya transportasi, yang bersifat multiply effect.
Anggota Komisi IV ini pun meminta kalangan pengusaha fair, yakni ikut menurunkan tarif sesuai dengan keputusan pemerintah. "Ini harus dikontrol, jangan sampai harga-harga kebutuhan pokok itu tidak sesuai dengan keinginan kita. Pemerintah harus tegas mengawasi di lapangan," kata politisi PDIP ini.
Menurut Rahmad, Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah mengambil keputusan politik dengan menetapkan harga baru BBM untuk kepentingan masyarakat. Setelah itu diharapkan menteri-menteri terkait mengawalnya sehingga penurunan harga premium dan solar ini diikuti dengan turunnya biaya transportasi yang berdampak pada turunnya harga kebutuhan masyarakat tetapi tetap mampu menahan laju inflasi.
"Ini memang tidak mudah, tetapi jika penurunan harga BBM diikuti dengan turunnya biaya transportasi dan kebutuhan harga pokok, saya kira masyarakat akan terkejut, tidak saja dari sisi politik, namun juga dari sisi ekonomi kehidupan sehari-hari," katanya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Tim Voli Jepang JTEKT Stings Aichi Segel Tiket Semifinal AVC Men’s




