ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Dongkrak Produksi Jagung, Gorontalo Siapkan Drying Center

Jumat, 19 Agustus 2016 | 19:04 WIB
YS
B
Penulis: Yeremia Sukoyo | Editor: B1
Gubernur Gorontalo Rusli Habibie.
Gubernur Gorontalo Rusli Habibie. (Antara/Ervan)

Jakarta- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Gorontalo tengah siapkan lahan untuk pembangunan Silo dan drying center (penyimpanan dan pengeringan jagung). Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga proses produksi dan menjadi nilai tambah hasil produksi jagung petani.

Gubernur Gorontalo Rusli Habibie, menjelaskan, untuk menjaga stabilitas harga jagung dan meminimalisir polemik harga jagung, maka petani harus dibantu dalam menghasilkan jagung yang berkualitas. Karena itu, penting dibuatkan drying center untuk jagung berkualitas.

"Pemerintah provinsi akan menyediakan lahan dan proses pembangunannya ditanggung oleh pihak Badan Urusan Logistik (Bulog) Gorontalo. Ini adalah upaya menjaga ketahanan pangan dan upaya stop impar jagung yang sudah diinstruksikan Presiden Jokowi, karenanya jagung Gorontalo harus terus meningkatkan kualitas produksinya untuk memenuhi kebutuhan nasional," kata Rusli Habibie, Jumat (19/8).

Saat ini, dijelaskan Rusli, pemerintah masih akan mencari lokasi yang tepat dan tidak terlalu jauh dari lokasi produksi petani jagung. Bisa saja nantinya dibangun di Kabupaten Boalemo atau Kabupaten Pohuwato.

ADVERTISEMENT

Kepada petani jagung disarankan untuk tidak terburu-buru melakukan panen jagung demi medapatkan kualitas jagung dengan kadar air rendah. Dengan demikian, harga jual ke Bulog juga bisa tinggi.

"Salah satu program unggulan Pemprov Gorontalo adalah ekonomi kerakyatan, di mana pertanian khususnya jagung terus diperhatikan baik proses, hasil produksi, penjualan, dan petaninya," ucapnya.

Kepala Bulog Gorontalo, Syamsudin, menuturkan, saat ini pihaknya sudah mengusulkan lahan ke pemerintah Provinsi Gorontalo untuk pembangunan Silo dan drying center. "Untuk pembangunannya dibutuhkan waktu sekitar sembilan bulan," kata Syamsudin.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Presiden Prabowo Pamer Produksi Beras dan Jagung pada SPIEF 2025

Presiden Prabowo Pamer Produksi Beras dan Jagung pada SPIEF 2025

INTERNASIONAL
Produksi Jagung Surplus 380.000 Ton, Indonesia Siap Ekspor

Produksi Jagung Surplus 380.000 Ton, Indonesia Siap Ekspor

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon