ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Aceh Barat Bertekad Jadi Sentra Produksi CPO

Minggu, 25 September 2016 | 19:51 WIB
B
B
Penulis: BeritaSatu | Editor: B1
Ilustrasi petani kelapa sawit
Ilustrasi petani kelapa sawit (Antara)

Meulaboh - Pemerintah Kabupaten Aceh Barat, Provinsi Aceh, menargetkan mampu menjadi daerah sentra produksi crude palm oil (CPO) untuk kawasan barat selatan Aceh didukung dengan ketersediaan bahan baku di daerah itu.

Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan (Dishutbun) Aceh Barat Said Mahjali mengatakan, upaya tersebut dirintis melalui program-program pengembangan perluasan perkebunan sawit rakyat yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat petani.

"Kami menargetkan Aceh Barat menjadi pusat produksi CPO dari hasil perkebunan kelapa sawit untuk barat selatan Aceh, apalagi daerah kita ada perusahaan pengolah CPO. Pemkab terus membangun perkebunan sawit rakyat," sebut Said di Meulaboh, Minggu (25/9).

Dia menjelaskan, saat ini sedang dilakukan pembangunan perkebunan sawit rakyat melalui dana APBK seluas 60 hektare dan dana APBA sekitar 500 hektare pada beberapa kecamatan yang selama ini menjadi sentra produksi tandan buah segar (TBS) sawit.

ADVERTISEMENT

Ada beberapa perusahaan besar di daerah itu yang mengelola hak guna usaha (HGU) perkebunan sawit sekaligus sebagai perusahaan memproduksi minyak mentah atau CPO, sehingga stabilisasi harga cenderung memihak kepada masyarakat petani.

Hanya saja yang menjadi persoalan selama ini, harga sawit sangat ditentukan oleh harga minyak dunia yang berdampak sampai kelevel terendah, yakni masyarakat sebagai petani. Namun, semua itu dapat ditanggulangi apabila luasan lahan perkebunan masyarakat mencapai skala ekonomi.

"Dari sisi anggaran, kami melihat juga mendukung, bahkan dari APBA juga melirik kawasan Aceh Barat tepat untuk pengembangan kebun sawit. Dengan bertambahnya kebun sawit, tentu akan menambah bahan baku olahan CPO untuk perusahaan," jelasnya.

Lebih lanjut dikatakan, kondisi saat ini daya beli TBS petani sedikit rendah karena ulah spekulasi harga oleh penampung lokal atau yang lebih dikenal pengumpul keliling yang membeli sawit petani dengan harga terkadang tidak sesuai.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

27.130 Liter Air Zamzam untuk Jemaah Haji Aceh Tiba di Asrama Haji

27.130 Liter Air Zamzam untuk Jemaah Haji Aceh Tiba di Asrama Haji

NASIONAL
Aceh Jadi Provinsi dengan Indeks Demokrasi Tertinggi di Sumatera

Aceh Jadi Provinsi dengan Indeks Demokrasi Tertinggi di Sumatera

NUSANTARA
Huntap Korban Banjir Aceh Siap Dibangun di 71 Lokasi

Huntap Korban Banjir Aceh Siap Dibangun di 71 Lokasi

NUSANTARA
Aceh Barat Daya Catat Rekor Muri Sajikan 15.000 Lemang dan 34.000 Tape

Aceh Barat Daya Catat Rekor Muri Sajikan 15.000 Lemang dan 34.000 Tape

NUSANTARA
Mualem Sebut Aceh Butuh Dana Rp 40 T untuk Pemulihan Pascabencana

Mualem Sebut Aceh Butuh Dana Rp 40 T untuk Pemulihan Pascabencana

NUSANTARA
Aceh Terima 9.500 Paket Bantuan Banjir dari Relawan China dan Malaysia

Aceh Terima 9.500 Paket Bantuan Banjir dari Relawan China dan Malaysia

NUSANTARA

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon