ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Kontrak Timah dan Olein Dongkrak Transaksi BKDI

Selasa, 1 Mei 2012 | 16:44 WIB
MA
B
Penulis: Muihammad Aulia | Editor: B1
Ilustrasi: komoditas timah
Ilustrasi: komoditas timah (Antara)
Dibandingkan dengan total volume transaksi sepanjang tahun 2011 sebesar 872.825 lot, Kuartal Pertama tahun ini volume transaksi BKDI sudah mencapai 34,83 persen, yakni sebesar 304.071 lot

Transaksi multilateral Bursa Komoditi dan Derivatif Indonesia (BKDI) pada Kuartal Pertama tahun 2012 meningkat signifikan 1,498 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2011.

Bahkan, dibandingkan dengan total volume transaksi sepanjang tahun 2011 sebesar 872.825 lot, Kuartal Pertama tahun ini volume transaksi BKDI sudah mencapai 34,83 persen, yakni sebesar 304.071 lot.

Peningkatan volume transaksi Kuartal Pertama BKDI tersebut antara lain didorong dengan adanya tambahan kontrak berjangka komoditi seperti OLEINTR pada 09 Desember 2011, dan perdagangan fisik komoditi timah (INATIN) pada 02 Februari 2012.

Kontrak berjangka komoditi CPOTR, GOLDUD, GOLDID, OLEINTR dan PALN sepanjang Kuartal Pertama tahun 2012 mengalami peningkatan lebih dari 1 persen dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2011.

Namun, tidak halnya dengan kontrak berjangka GOLDGR yang mengalami penurunan transaksi sekitar 30,21 persen. Hal itu antara lain dipengaruhi pergerakan harga di pasar global dan lesunya faktor-faktor fundamental komoditi emas.

Meski terjadi penurunan volume transaksi GOLDGR, PT Identrust Security International (ISI) sebagai lembaga kliring pada pada 27 Januari 2012 melakukan penyerahan fisik emas sebanyak 2 lot dengan nilai Rp250.650.000,- atau setara dengan 500 gram emas. Serah fisik emas tersebut dilaksanakan di PT Antam (Persero). 

Selain kontrak berjangka komoditi emas, ISI juga melaksanakan penyerahan fisik komoditi OLEIN pada bulan Maret 2012 sebanyak 66 lot atau sebesar 660 ton. Serah fisik Olein itu dilakasanakan dalam dua tahap yakni pada 12 Maret 2012 sebanyak 44 lot dan pada 15 Maret 2012 sebanyak 22 lot. 

Menurut Dirut BKDI, Megain Widjaja, peningkatan volume transaksi BKDI tersebut seiring dengan semakin pentingnya peran bursa berjangka bagi pelaku usaha dalam melakukan lindung nilai. Di samping itu, bursa berjangka menjadi salah satu sarana investasi yang aman bagi masyarakat.

“Dengan meningkatnya volume transaksi Kuartal Pertama 2012, kami semakin yakin dan termotivasi mengembangkan industri ini. Semula kami menargetkan total volume transaksi BKDI sebesar 1 juta lot. Tetapi dengan pencapaian kuartal pertama ini, kami optimis volume transaksi BKDI pada 2012 lebih dari 1 juta lot,” jelas Megain Widjaja, seperti dikutip dalam keterangan tertulis, hari ini.

Perdagangan fisik komoditi timah yang diselenggarakan BKDI dengan kode perdagangan INATIN, pada bulan Februari 2012 juga dilakukan serah fisik sebesar 35  ton. Serah fisik timah tersebut terjadi dua periode yakni pada tanggal 1 Februari 2012 sebesar 2 lot atau 10 ton dengan harga USD 24,500.

Selanjutnya, pada 8 Februari 2012 sebanyak 5 lot setara 25 ton dengan posisi harga USD 24.600. Serah fisik komoditi timah tersebut dilaksanakan di gudang eksportir Mentok, Bangka.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Transaksi Multilateral di Bursa Berjangka Tumbuh 43,9%, Kontrak Berjangka Komoditas Emas Mendominasi

Transaksi Multilateral di Bursa Berjangka Tumbuh 43,9%, Kontrak Berjangka Komoditas Emas Mendominasi

EKONOMI
Hari Pertama Transaksi 2026, ICDX Catat Volume Transaksi 28.621 Lot Senilai Rp 130 Triliun

Hari Pertama Transaksi 2026, ICDX Catat Volume Transaksi 28.621 Lot Senilai Rp 130 Triliun

EKONOMI
ICDX Raih Penghargaan di Ajang Sawit Indonesia Expo 2025

ICDX Raih Penghargaan di Ajang Sawit Indonesia Expo 2025

EKONOMI
ICDX Berikan Pemahaman tentang Pasar Derivatif kepada Jurnalis

ICDX Berikan Pemahaman tentang Pasar Derivatif kepada Jurnalis

EKONOMI
ICDX Perkuat Sinergi dengan Regulator, Dukung Pendalaman Pasar Keuangan dan Komoditi

ICDX Perkuat Sinergi dengan Regulator, Dukung Pendalaman Pasar Keuangan dan Komoditi

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon