Bunga Obligasi BTN Rp 2 T Berkisar 7,25 persen-8 persen
Rabu, 2 Mei 2012 | 14:10 WIB
Mengenai waktu penerbitan obligasi berkelanjutan tahap II akan menunggu perkembangan pasar.
PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) akan menerbitkan obligasi berkelanjutan tahap I sebanyak Rp 2 triliun dari total nilai Rp 4 triliun.
Kupon bunga obligasi bertenor 10 tahun tersebut ditawarkan berkisar 7,25-8 persen.
"Sisanya tahap II Rp 2 triliun," kata Direktur Utama BTN, Iqbal Latanro, dalam due diligence meeting dan Public Expose di Jakarta, hari ini.
Dana obligasi berperingkat AA dari Fitch rating dan Pefindo ini digunakan untuk ekspansi kredit. Rata-rata, kredit perseroan mencapai Rp 4 triliun-Rp 5 triliun per bulan. "Penerbitan ini memperbaiki struktur keuangan kami," ujar Iqbal.
BTN optimis obligasi ini akan terserap pasar dengan baik mengingat rekam jejak perseroan sangat baik.
Saat ini total obligasi yang telah diterbitkan BTN mencapai Rp 11,3 triliun. Adapun obligasi yang masih outstanding sebanyak Rp 5,45 triliun.
Bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi adalah PT Danareksa Sekuritas, PT Indo Premiere Securities dan PT CIMB Securities Indonesia.
Sementara mengenai waktu penerbitan obligasi berkelanjutan tahap II akan menunggu perkembangan pasar.
PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) akan menerbitkan obligasi berkelanjutan tahap I sebanyak Rp 2 triliun dari total nilai Rp 4 triliun.
Kupon bunga obligasi bertenor 10 tahun tersebut ditawarkan berkisar 7,25-8 persen.
"Sisanya tahap II Rp 2 triliun," kata Direktur Utama BTN, Iqbal Latanro, dalam due diligence meeting dan Public Expose di Jakarta, hari ini.
Dana obligasi berperingkat AA dari Fitch rating dan Pefindo ini digunakan untuk ekspansi kredit. Rata-rata, kredit perseroan mencapai Rp 4 triliun-Rp 5 triliun per bulan. "Penerbitan ini memperbaiki struktur keuangan kami," ujar Iqbal.
BTN optimis obligasi ini akan terserap pasar dengan baik mengingat rekam jejak perseroan sangat baik.
Saat ini total obligasi yang telah diterbitkan BTN mencapai Rp 11,3 triliun. Adapun obligasi yang masih outstanding sebanyak Rp 5,45 triliun.
Bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi adalah PT Danareksa Sekuritas, PT Indo Premiere Securities dan PT CIMB Securities Indonesia.
Sementara mengenai waktu penerbitan obligasi berkelanjutan tahap II akan menunggu perkembangan pasar.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
Bagikan
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
SUMATERA UTARA
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




