ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Harga Beras di PIBC Cenderung Menurun

Sabtu, 28 Oktober 2017 | 17:25 WIB
FH
FH
Penulis: Feriawan Hidayat | Editor: FER
Kepala Pusat Distribusi dan Cadangan Pangan, Badan Ketahanan Pangan, Kementerian Pertanian (Kemtan), Riwantoro, dalam Fokus Group Diskusi yang membahas kelas mutu beras di Bogor, Sabtu (28/10).
Kepala Pusat Distribusi dan Cadangan Pangan, Badan Ketahanan Pangan, Kementerian Pertanian (Kemtan), Riwantoro, dalam Fokus Group Diskusi yang membahas kelas mutu beras di Bogor, Sabtu (28/10). (Istimewa)

Jakarta - Kepala Pusat Distribusi dan Cadangan Pangan, Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian (Kemtan), Riwantoro mengatakan, harga beras di Pasar Induk Beras Cipinang (PBIC) akhir-akhir ini yakni dalam kurun waktu tanggal 23 hingga 27 Oktober 2017 cenderung menurun.

"Harga berbagai jenis beras di PIBC cenderung menurun. Penurunan harga tersebut disinyalir pasokan beras yang cukup bahkan melimpah," kata Riwantoro dalam Fokus Group Diskusi yang membahas kelas mutu beras di Bogor, Sabtu (28/10).

Berdasarkan hasil pantauan Kemtan, penurunan berkisar 0,24 persen hingga 9,22 persen atau sekitar Rp 25 hingga Rp 825 per kilogram (kg). Penurunan harga ini, kata Riwantoro, terjadi pada 8 jenis beras dari 10 jenis beras yang ada di PIBC.

"Penurunan tertinggi pada beras IR-64 III dari Rp 8.950 per kg menjadi Rp 8.125 per kg. Kemudian penurunan terendah pada beras IR-64 I, dari Rp 10.550 per kg menjadi Rp 10.525 per kg," paparnya.

ADVERTISEMENT

Beras Bulog

Terkait dengan pasokan beras, Riwantoro menyebutkan, pasokan pada tanggal 23 hingga 27 Oktober 2017 jauh di atas rata-rata pasokan normal. Tercatat, pasokan beras pada kurun waktu ini mencapai 3.076 per hari, sementara pasokan normalnya hanya 2.500 per hari.

"Begitu juga stok beras di PIBC sangat aman, posisi saat ini sekitar 53.000 ton. Stok ini tertinggi selama 5 tahun terakhir, dan jauh diatas stok normal bulanan yang hanya 30.000 ton," sebutnya.

"Stok dan pasokan beras di bulan November 2017 nanti juga aman dan melimpah. Karena panen di Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur lebih tinggi dari panen bulan Oktober," imbuhnya.

Riwantoro menegaskan, penurunan harga beras saat ini diprediksi akan stabil sampai akhir tahun. "Akan tetapi akan menurun lagi saat memasuki panen raya pada akhir Januari 2018," katanya.

Perlu diketahui, ketersediaan beras yang cukup juga terlihat dari stok beras di Perum Bulog sampai tanggal 26 Oktober 2017 mencapai 1,37 juta ton yang cukup untuk 5 bulan kedepan.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Wamentan Pastikan Stok Beras Melimpah, Masyarakat Tidak Perlu Khawatir

Wamentan Pastikan Stok Beras Melimpah, Masyarakat Tidak Perlu Khawatir

JAWA BARAT
Amran: Impor Pangan Indonesia hanya 5 Persen dari 11 Komoditas

Amran: Impor Pangan Indonesia hanya 5 Persen dari 11 Komoditas

EKONOMI
Stok Beras Tembus 5 Juta Ton Bukti Kerja Keras Pemerintahan Prabowo

Stok Beras Tembus 5 Juta Ton Bukti Kerja Keras Pemerintahan Prabowo

EKONOMI
Amran Pastikan Harga Beras Tak Naik meski Plastik Mahal

Amran Pastikan Harga Beras Tak Naik meski Plastik Mahal

EKONOMI
Mentan: Stok Beras Tembus 5 Juta Ton, Tertinggi Sepanjang Sejarah

Mentan: Stok Beras Tembus 5 Juta Ton, Tertinggi Sepanjang Sejarah

EKONOMI
Pemerintah Pastikan Stok Beras Aman hingga 2027

Pemerintah Pastikan Stok Beras Aman hingga 2027

NUSANTARA

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon