Inti Bangun Sejahtera Incar Dana IPO Rp200 Miliar
Kamis, 28 Juni 2012 | 13:48 WIB
Perusahaan yang bergerak di sektor menara telekomunikasi ini rencananya melantai di bursa pada Oktober mendatang.
PT Inti Bangun Sejahtera mengincar dana segar dari penawaran umum perdana (Initial Public Offering/IPO) sekitar Rp200 miliar dengan melepas sekitar 15 persen sahamnya ke publik.
Perusahaan yang bergerak di sektor menara telekomunikasi ini rencananya melantai di bursa pada Oktober mendatang.
Presiden Direktur Sinarmas Sekuritas, Kokaryadi Chandra, selaku penjamin emisi mengatakan, dana segar yang didapat dari IPO akan digunakan untuk modal kerja dan investasi perusahaan dalam jangka panjang. "Mayoritas untuk investasi," katanya di Jakarta, hari ini.
Inti Bangun telah menyerahkan dokumen rencana IPO ke Bursa Efek Indonesia (BEI). Perusahaan menggunakan buku Maret sebagai syarat untuk go public.
Selain Sinarmas Sekuritas, perseroan juga menunjuk PT OSK Nusadana Securities Indonesia sebagai penjamin pelaksana emisi.
PT Inti Bangun Sejahtera bergerak di bisnis menara telekomunikasi. Belum lama ini perseroan berhasil membeli 1.211 menara milik PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) senilai Rp690,38 miliar.
Selain itu, Inti Bangun juga sedang dalam proses pembelian 705 menara telekomunikasi miliki PT Smartfren Telecom Tbk, unit usaha telekomunikasi milik Grup Sinarmas.
Selain itu, perseroan juga tengah membangun solusi Netsnapper yang bisa mengoptimisasi dan mengkonvergensikan trafik data milik operator telekomunikasi.
PT Inti Bangun Sejahtera mengincar dana segar dari penawaran umum perdana (Initial Public Offering/IPO) sekitar Rp200 miliar dengan melepas sekitar 15 persen sahamnya ke publik.
Perusahaan yang bergerak di sektor menara telekomunikasi ini rencananya melantai di bursa pada Oktober mendatang.
Presiden Direktur Sinarmas Sekuritas, Kokaryadi Chandra, selaku penjamin emisi mengatakan, dana segar yang didapat dari IPO akan digunakan untuk modal kerja dan investasi perusahaan dalam jangka panjang. "Mayoritas untuk investasi," katanya di Jakarta, hari ini.
Inti Bangun telah menyerahkan dokumen rencana IPO ke Bursa Efek Indonesia (BEI). Perusahaan menggunakan buku Maret sebagai syarat untuk go public.
Selain Sinarmas Sekuritas, perseroan juga menunjuk PT OSK Nusadana Securities Indonesia sebagai penjamin pelaksana emisi.
PT Inti Bangun Sejahtera bergerak di bisnis menara telekomunikasi. Belum lama ini perseroan berhasil membeli 1.211 menara milik PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) senilai Rp690,38 miliar.
Selain itu, Inti Bangun juga sedang dalam proses pembelian 705 menara telekomunikasi miliki PT Smartfren Telecom Tbk, unit usaha telekomunikasi milik Grup Sinarmas.
Selain itu, perseroan juga tengah membangun solusi Netsnapper yang bisa mengoptimisasi dan mengkonvergensikan trafik data milik operator telekomunikasi.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
Bagikan
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
PM China Li Qiang Temui Sederet CEO AS, Siapa Saja?
INTERNASIONAL
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
SUMATERA UTARA
5
B-FILES
PM China Li Qiang Temui Sederet CEO AS, Siapa Saja?




