SpaceX Ajukan IPO, Berpotensi Jadi Penawaran Saham Terbesar Dunia
Jumat, 3 April 2026 | 15:35 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Perusahaan antariksa milik Elon Musk, SpaceX, dilaporkan telah mengajukan dokumen penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO) secara rahasia di Amerika Serikat (AS). Langkah ini membuka peluang IPO perusahaan miliarder dunia tersebut jadi yang terbesar dalam sejarah pasar modal global.
Mengutip Reuters, Jumat (3/4/2026), valuasi perusahaan diperkirakan dapat menembus lebih dari US$ 1,75 triliun, ditopang oleh bisnis peluncuran roket serta layanan satelit Starlink yang berkembang pesat.
SpaceX dikenal sebagai perusahaan dengan jumlah peluncuran roket terbanyak di dunia dan memiliki ambisi besar dalam eksplorasi luar angkasa, termasuk misi kembali ke bulan hingga rencana kolonisasi Mars. Selain itu, perusahaan juga mengembangkan jaringan satelit global untuk layanan internet serta kebutuhan pertahanan.
Pengajuan IPO ini dilakukan setelah SpaceX bergabung dengan perusahaan artificial intelligence (AI) xAI yang juga milik Elon Musk. Transaksi tersebut menempatkan valuasi SpaceX di kisaran US$ 1 triliun dan xAI sekitar US$ 250 miliar.
Analis Renaissance Capital Angelo Bochanis mengatakan, valuasi perusahaan sangat bergantung pada kepercayaan investor terhadap visi Elon Musk.
“Investor dapat menggunakan pendekatan penilaian berdasarkan masing-masing lini bisnis, tetapi seperti Tesla, valuasi SpaceX bisa sangat berfluktuasi tergantung pada seberapa besar kepercayaan publik terhadap visi Musk,” ujarnya.
Sementara itu, Chief Market Strategist Futurum Equities, Shay Boloor, menilai Starlink menjadi kunci utama dalam menopang valuasi perusahaan.
“Starlink adalah alasan utama valuasi ini bisa dipertahankan. Ini akan menjadi mesin pendapatan berulang,” katanya.
SpaceX disebut berpotensi menghimpun dana lebih dari US$ 50 miliar dari IPO ini, melampaui rekor penawaran saham Saudi Aramco pada 2019 yang hingga kini masih menjadi yang terbesar di dunia.
Langkah ini diperkirakan akan menggairahkan kembali pasar IPO global yang dalam beberapa tahun terakhir cenderung lesu. Selain itu, IPO SpaceX berpotensi mendorong perusahaan teknologi besar lainnya untuk mengikuti jejak serupa.
Namun, sejumlah analis menilai tantangan tetap ada, terutama terkait kemampuan Musk dalam mengelola berbagai perusahaan besar secara bersamaan.
Namun, dengan posisi SpaceX yang dinilai matang secara operasional, unggul secara teknologi, serta telah mencetak keuntungan, minat investor terhadap IPO ini diperkirakan tetap tinggi.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
B-FILES
Harga yang Tak Terlihat, Masa Depan yang Terancam
Rio Abdurachman P
Hari Fitri Benahi Diri: Ujian Integritas di Tengah Bayang Korupsi
Muhammad Ishar Helmi
Jet AS Rontok di Iran, Ini Daftar Peristiwa yang Memalukan Amerika




