ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Pertamina dan Rosneft Tandatangani Kontrak Desain Kilang Minyak Tuban

Jumat, 1 November 2019 | 15:30 WIB
AP
AO
Penulis: Asni Ovier Dengen Paluin | Editor: AO
Penandatanganan perjanjian kontrak desain kilang minyak Tuban, Jawa Timur, oleh PT Pertamina, Rosneft, dan Spanish Tecnicas Reunidas SA di Moskwa, Rusia, Senin, 28 Oktober 2019.
Penandatanganan perjanjian kontrak desain kilang minyak Tuban, Jawa Timur, oleh PT Pertamina, Rosneft, dan Spanish Tecnicas Reunidas SA di Moskwa, Rusia, Senin, 28 Oktober 2019. (Istimewa)

Moskwa, Beritasatu.com - PT Pertamina Rosneft Pengolahan dan Petrokimia (PRPP) telah menandatangani perjanjian kontrak dengan Spanish Tecnicas Reunidas SA (TRSA) di Moskwa, Rusia, Senin (28/10/2019). Penandatanganan dilakukan oleh Kadek Ambara Jaya, Project Coordinator NGRR (New Grass Root Refinery and Petrochemical) Tuban dari Pertamina, Pavel Vagero, Finance Director PT PRPP dari Rosneft, dan Miguel Paradinas, Direktur Jenderal TRSA.

Dalam siaran pers KBRI Moskwa yang diterima di Jakarta, Jumat (1/11/2019) disebutkan, penandatanganan disaksikan oleh Deputi Bidang Koordinasi Pengelolaan Energi, Sumber Daya Alam, dan Lingkungan Hidup Menko Perekonomian RI, Montty Giriana dan Kuasa Usaha Ad Interim/Wakil Duta Besar RI untuk Federasi Rusia dan Republik Belarusis, Azis Nurwahyudi.

Penandatanganan ini sebagai kelanjutan kerja sama antara Pertamina dan Rosneft dalam proyek pembangunan dan pengoperasian kilang minyak baru yang terintegrasi dengan kompleks petrokimia (NGRR) di Kabupaten Tuban, Jawa Timur. PRPP merupakan usaha patungan (joint venture) antara Pertamina dan Rosneft dengan kepemilikan saham Pertamina 55% dan Rosneft 45%.

Perjanjian kontrak yang ditandatangani antara PRPP dan TRSA ini dititikberatkan pada pelaksanaan Basic Engineering Design (BED) dan Front-End Engineering Design (FEED) terkait proyek tersebut.

ADVERTISEMENT

Proyek NGRR Tuban akan memproduksi bahan bakar minyak nasional yang berkualitas Euro V untuk meningkatkan kemandirian dan ketahanan energi nasional. Kilang minyak di Tuban ini diperkirakan akan memiliki kapasitas produksi sebesar 300.000 barrel per hari.

Dalam pertemuan dengan Delegasi Pertamia di Wisma Duta KBRI Moskwa, Selasa (29/10/2019), Duta Besar RI untuk Federasi Rusia merangkap Republik Belarus, M Wahid Supriyadi menyampaikan apresiasi atas penandatanganan kontrak perjanjian terebut.

"Proyek ini adalah realiasi dari hasil kunjungan Presiden Joko Widodo ke Sochi, Rusia pada Mei 2016 dan Alhamdulillah setelah semua permasalahan dapat diselesaikan kedua pihak," kata Dubes Wahid.

Menurut Dubes Wahid, kerja sama ini sebagai bukti kedekatan hubungan Indonesia dengan Rusia yang pada 2020 kedua negara akan memperingati 70 tahun hubungan diplomatik. Dubes Wahid berharap proyek ini dapat mendukung kemandirian Indonesia di bidang energi.

"Kita berharap proyek ini dapat selesai sebagaimana direncanakan pada 2025 dan proyek ini menjadi semakin penting sebagai salah satu proyek strategis dan prioritas nasional pemerintah Indonesia," ujar Dubes Wahid.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Hipmi Minta Pemerintah Perketat Pengawasan Solar Subsidi

Hipmi Minta Pemerintah Perketat Pengawasan Solar Subsidi

EKONOMI
Persiapkan Pemimpin Masa Depan, Pertamina Goes to Campus 2026 Siap Jelajahi Kampus-Kampus di Indonesia

Persiapkan Pemimpin Masa Depan, Pertamina Goes to Campus 2026 Siap Jelajahi Kampus-Kampus di Indonesia

EKONOMI
Krisis Solar, Pemkab Pandeglang Minta Tambahan Kuota ke Pertamina

Krisis Solar, Pemkab Pandeglang Minta Tambahan Kuota ke Pertamina

BANTEN
Pertamina Jamin Stok Solar Subsidi untuk Nelayan Kecil di Cilacap

Pertamina Jamin Stok Solar Subsidi untuk Nelayan Kecil di Cilacap

JAWA TENGAH
Perkuat Rantai Pasok Nasional, UMKM Binaan Pertamina Catat Potensi Bisnis Rp 10,6 Miliar di Inabuyer 2026

Perkuat Rantai Pasok Nasional, UMKM Binaan Pertamina Catat Potensi Bisnis Rp 10,6 Miliar di Inabuyer 2026

EKONOMI
Pertamina dan Departemen Energi Amerika Serikat Bahas Penguatan Pasokan Energi dan Infrastruktur Strategis

Pertamina dan Departemen Energi Amerika Serikat Bahas Penguatan Pasokan Energi dan Infrastruktur Strategis

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon