2020, Suku Bunga KUR Turun Jadi 6%

2020, Suku Bunga KUR Turun Jadi 6%
Joko Widodo. ( Foto: ANTARA FOTO / Bayu Prasetyo )
Novy Lumanauw / WBP Senin, 9 Desember 2019 | 14:21 WIB

Jakarta, Beritasatu.com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan, pemerintah pada 2020 akan menurunkan suku bunga Kredit Usaha Rakyat (KUR) dari 7 persen menjadi 6 persen. Selain itu, plafon anggaran KUR akan ditingkatkan dari Rp 140 triliun pada 2019 menjadi Rp 190 triliun pada tahun 2020.

“Pelaksanaan program KUR pada tahun 2020, plafon anggaran akan kita tingkatkan menjadi Rp 190 triliun dengan suku bunga yang juga diturunkan dari 7 persen menjadi 6%,” kata Presiden Jokowi saat memimpin rapat terbatas Kabinet Indonesia Maju di Kantor Kepresidenan, Jakarta, Senin (9/12/2019).

Presiden Jokowi berharap, dengan nilai yang sangat besar itu, KUR akan memberikan dampak signifikan guna menggerakkan perekonomian rakyat, khususnya Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di berbagai daerah. “Saya ingin mengingatkan bahwa plafon KUR yang semakin besar jangan sampai tidak berdampak signifikan kepada ekonomi, karena penyaluran yang tidak tepat sasaran, tidak masuk sektor-sektor produktif,” kata Presiden Jokowi.

Presiden juga mengingatkan agar penyaluran KUR tidak hanya didominasi sektor perdagangan. KUR, lanjutnya, harus merambah ke sektor pertanian yang saat ini baru termanfaatkan sekitar 30 persen dan UMKM 40 persen dari total plafon yang ada. “Ini yang harus kita geser. Harus kita masukkan ke sektor-sektor produktif, terutama usaha mikro yang bergerak di sektor pertanian,” kata Jokowi.

Peran strategis UMKM dalam perekonomian nasional mendorong pemerintah untuk terus mengembangkan UMKM, melalui akses pembiayaan KUR yang diluncurkan sejak November 2007.

“Sektor perikanan dan pariwisata juga serapan masih rendah. Saya kira inilah yang harus kita carikan titik sumbatnya. Ada di mana sehingga kita harapkan penyaluran KUR betul-betul bisa tepat sasaran dan bisa dinikmati oleh UMKM,” kata Jokowi.



Sumber: Investor Daily