Perumahan Nasional Bangun Dua Pilot Project Perumahan Berbasis SEB
Jumat, 20 Desember 2019 | 10:08 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Pasar properti hunian di Indonesia dinilai masih sangat potensial. Selain ditopang oleh laju pertumbuhan penduduk, juga karena selisih pasokan dan permintaan (backlog) hunian di Indonesia masih tinggi, yakni 11,4 juta unit.
BUMN Jalin Sinergi dalam Mempercepat Program Sejuta Rumah
Dalam upaya membantu pemerintah untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan rumah, tim panitia Perumahan Nasional, memiliki gagasan untuk mengkolaborasikan program sejuta rumah yang dicanangkan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan konsep pembangunan perumahan berbasis Sentra Ekonomi Baru (SEB).
Ketua tim panitia Perumahan Nasional, Moh Syaiful Bahri Hasania, mengatakan, perumahan berbasis SEB ini terdiri dari rumah tipe 36 yang dilengkapi dengan fasilitas belanja yaitu mini mal plaza dan pasar petak modern. Adapun target penjualan perumahan berbasis SEB ini merupakan para pelaku usaha mikro kecil dan menengah atau UMKM sebesar 60 persen dengan teknis pembayaran tanpa uang muka dan tanpa bunga, dan masyarakat umum dengan bank teknis sebesar 40 persen.
"Selain itu dalam proses pembangunannya, tim Perumahan Nasional juga memberdayakan kontraktor lokal," ujar Moh Syaiful Bahri Hasania, dalam keterangan resminya yang diterima Beritasatu.com, di Jakarta, Jumat (20/12/2019).

Sertifikat Laik Fungsi Hambat Program Rumah Bersubsidi
Moh Syaiful Bahri Hasania yang disebut-sebut sebagai calon Dirut Perumnas menyatakan, peletakan batu pertama sebagai peresmian pembangunan perumahan berbasis SEB ini nantinya akan diadakan di dua lokasi pilot project yaitu di Jonggol Kabupaten Bogor dan Singkawang Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar).
"Saat ini, tim Perumahan Nasional merencanakan untuk melakukan pembangunan perumahan berbasis SEB ini sebanyak 1.000 unit di masing-masing kabupaten di Indonesia. Peresmian pembangunan perumahan berbasis SEB yang akan dilakukan di dua lokasi pilot project ini, rencananya akan mengundang Megawati Soekarno Putri dan Puan Maharani," tambahnya.
Menurut Moh Syaiful Bahri Hasania, program perumahan berbasis SEB ini sebagai penjabaran dari pemerintahan Presiden Jokowi ini tentunya membutuhkan peran kerja sama dari kementerian terkait seperti Kempupera, Kemparekraf, Kemdikbud, Kementerian BUMN, Kemkop dan UKM, Kemkes, Kementerian PPN/Bappenas, dan pemerintah daerah setempat, sehingga program sejuta rumah berbasis SEB ini nantinya akan berjalan dengan yang direncanakan.
"Dengan ada perumahan berbasis SEB, tim panitia Perumahan Nasional berharap program pembangunan perumahan ini dapat membantu program pemerintah untuk mendongkrak pemenuhan rumah bagi masyarakat khususnya UMKM," pungkas Moh Syaiful Bahri Hasania.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




