Investasi Kawasan Marina Labuan Bajo Rp 600 Miliar

Investasi Kawasan Marina Labuan Bajo Rp 600 Miliar
Pelabuhan Labuan Bajo, Manggarai Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur. ( Foto: Antara )
/ WBP Senin, 20 Januari 2020 | 18:27 WIB

Labuan Bajo, Beritasatu.com- Direktur PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Ira Puspadewi mengatakan nilai investasi untuk pengembangan Kawasan Marina Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur mencapai Rp 600 miliar.

"Untuk membangun kawasan ini (Marina Labuan Bajo) kita gelontorkan anggaran hingga Rp600 miliar, mulai dari hotel, daerah komersial, dan Marinanya sendiri," kata Ira Puspadewi kepada wartawan di Labuan Bajo, Manggarai Barat, Senin (20/1/20200.

Ia mengatakan untuk fasilitas di kawasan itu seperti Hotel Inaya Bay Komodo, pengelolaannya dikerjasamakan dengan BUMN Hotel Indonesia Grup (HGI) dengan convention hall untuk meeting, incentives, conferencing, and exhibitions (MICE) dengan kapasitas 1.000 orang.

Fasiltas untuk MICE tersebut ujar dia merupakan satu-satunya di Labuan Bajo, sehingga akan bermanfaat jika ada kegiatan di tempat tersebut. Untuk Marina Bay yang akan selesai dibangun pada Desember 2020 itu nantinya akan dibangun beach club yang melibatkan komunitas internasional. Selain itu, juga akan dibangun restoran terapung tepat di depan hotel tersebut serta dikembangnnya dermaga penyeberangan di lokasi itu. "Kalau diperinci lagi, untuk pengembangan hotel termasuk MICE dan kawasan komersial yang merupakan tahap pertama nilai investasinya mencapai Rp 475 miliar," ujar Ira Puspadewi.

Kemudian untuk dermaga dan terminal penyeberangan Rp 57 miliar, serta kawasan Marina dan Beach Club sebesar Rp 68 miliar.

Untuk pembangunan terminal dan dermaga penyeberangan Labuan Bajo ditargetkan akan selesai pada Juni 2021 yang tentunya mampu menampung dua kapal ferry dengan bobot ukuran diatas 10 ribu gross ton (GT).

Ia berharap agar dengan adanya kawasan Marina Labuan Bajo kelak kunjungan wisatawan di daerah itu semakin lama, seperti yang diharapkan oleh Presiden Joko Widodo.

Sebelumnya Presiden Joko Widodo dalam rapat terbatas di hotel Plataran Labuan Bajo ingin agar para wisatawan yang datang ke Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur dapat tinggal lebih lama.



Sumber: ANTARA