ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Sumbang Lebih Rp 1.100 Triliun, Kemperin Gencar Telurkan Industri Kreatif

Senin, 9 Maret 2020 | 16:56 WIB
SH
B
Penulis: Siprianus Edi Hardum | Editor: B1
Dirjen Industri Kecil Menengah dan Aneka Kementerian Perindustrian Gati Wibawaningsih (tengah) bersama Direktur Utama PT Atalla Indonesia Wenjoko Sidharta (kanan) di Jakarta, Selasa (5/11/2019).
Dirjen Industri Kecil Menengah dan Aneka Kementerian Perindustrian Gati Wibawaningsih (tengah) bersama Direktur Utama PT Atalla Indonesia Wenjoko Sidharta (kanan) di Jakarta, Selasa (5/11/2019). (Beritasatu Photo/Whisnu Bagus)

Jakarta, Beritasatu.com - Kementerian Perindustrian (Kemperin) gencar menumbuhkan pelaku industri kreatif untuk berperan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional dan menciptakan kesejahteraan masyarakat. Langkah strategis ini dijalankan melalui berbagai program dengan melibatkan berbagai pihak terkait.

"Contohnya yang kami lakukan adalah berkolaborasi dengan pemerintah Kota Banjarmasin pada event Banjarmasin Sasirangan Festival 2020 untuk menggelar kegiatan creative talk," kata Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah dan Aneka (IKMA) Kemperin, Gati Wibawaningsih, di Jakarta, Senin (9/3/2020).

Menurut Gati, dalam diskusi kreatif tersebut, mayoritas dihadiri oleh perajin Sasirangan dari berbagai kalangan, termasuk generasi milenial. Peserta cukup antusias menyimak paparan dari para narasumber kompeten. "Pemateri itu di antaranya Founder dan CEO Adorable Project, Fajar Nugraha, kemudian ada Project Manager Du Anyam, Davit Manalu, serta Founder dan CEO Tuhlabu Sasirangan, Emed," sebutnya.

Gati mendatangkan tim Business Venturing and Development Institute (BVDI) Universitas Prasetiya Mulya.
"Kami punya program Creative Business Incubator, yang bekerja sama dengan BVDI Prasetiya Mulya. Program ini dilaksanakan melalui tupoksi dari satuan kerja di bawah kami, yakni Bali Creative Industry Center (BCIC)," paparnya.

ADVERTISEMENT

Gati menyampaikan, Founder Tuhlabu Sasirangan merupakan alumni tenant Creative Business Incubator BCIC tahun 2018-2019. Emed berhasil mendapatkan penghargaan sebagai juara I Lomba Desain dan Motif serta Pewarnaan Kain Sasirangan tingkat Provinsi Kalimantan Selatan tahun 2019.

Bagi yang berminat mengikuti program Creative Business Incubator BCIC, bisa mendaftar melalui tautan bit.ly/CBI-BCIC2020. Informasi lebih lanjut terkait program tersebut, juga dapat diperoleh melalui akun instagram @bcicofficial atau @ditjenikma.

Gati meyakini, melalui program tersebut, para pelaku industri kreatif pemula bidang kriya dan fesyen akan diberikan pelatihan dan pendampingan untuk mengembangkan bisnisnya (scaling-up) agar bisa lebih berdaya saing, baik di kancah domestik maupun global. Hal ini sejalan dengan tekad pemerintah menciptakan wirausaha industri baru, khususnya sektor industri kecil dan menengah (IKM).

"Sebab, jumlah pengusaha muda ekonomi kreatif yang berusia di bawah 30 tahun masih sekitar 10,68% dari total pengusaha ekonomi kreatif yang mencapai 8,2 juta orang. Oleh karena itu, melalui momentum bonus demografi yang dinikmati Indonesia pada tahun 2030, di mana proporsi usia produktif akan mencapai lebih dari 88 juta jiwa, menjadi peluang untuk menumbuhkan wirausaha muda," ungkapnya.

Apalagi, ekonomi kreatif memberikan kontribusi besar terhadap perekonomian nasional. Capaian ini terlihat pada tahun 2016 yang menyumbang hingga Rp 922,59 triliun, dan meningkat menjadi Rp1.102 triliun sepanjang tahun 2018. Artinya, dalam tiga tahun nilainya mampu melonjak 19,45%.

Adapun tiga subsektor industri kreatif yang memiliki kontribusi terbesar, yaitu industri kuliner (41,69%), industri fesyen (18,15%) dan industri kriya (15,70%).

"Maka itu, salah satu tujuan kami menumbuhkan perajin kain khas Sasirangan di Banjarmasin, yang dalam beberapa tahun terakhir telah diarahkan oleh Pemerintah Kota untuk menggunakan bahan pewarna alam yang ramah lingkungan," tutur Gati.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Kasus Amsal Sitepu, Akademisi Soroti Kriminalisasi

Kasus Amsal Sitepu, Akademisi Soroti Kriminalisasi

NUSANTARA
Harga yang Tak Terlihat, Masa Depan yang Terancam

Harga yang Tak Terlihat, Masa Depan yang Terancam

OPINI
Menteri Teuku Riefky Dorong Perluasan Jejaring Ekraf ke Pasar Global

Menteri Teuku Riefky Dorong Perluasan Jejaring Ekraf ke Pasar Global

EKONOMI
Menteri Ekraf Yakin KEK ETKI Jadi Mesin Pertumbuhan Ekonomi Baru

Menteri Ekraf Yakin KEK ETKI Jadi Mesin Pertumbuhan Ekonomi Baru

EKONOMI
Menteri Ekraf Ungkap 3 Pegangan Pelaku Ekonomi Kreatif

Menteri Ekraf Ungkap 3 Pegangan Pelaku Ekonomi Kreatif

EKONOMI
BNI Dukung Industri Kreatif, Nonton Bareng Film Timur Disambut Antusias Penonton Berbagai Kota

BNI Dukung Industri Kreatif, Nonton Bareng Film Timur Disambut Antusias Penonton Berbagai Kota

LIFESTYLE

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon