ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Pandemi Mengubah Landscape Industri

Sabtu, 10 April 2021 | 12:45 WIB
LO
FH
Penulis: Lona Olavia | Editor: FER
Ilustrasi industri TPT
Ilustrasi industri TPT (beritasatu.com)

Jakarta, Beritasatu.com - Kondisi ekonomi nasional dan global akibat pandemi Covid-19 merupakan salah satu tantangan berat untuk mencapai target dan pertumbuhan industri nasional.

Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Bidang Pengembangan Pengusaha Nasional, yang juga calon ketua umum (caketum) Kadin Indonesia, periode 2021-2026, Arsjad Rasjid optimistis tahun ini ekonomi nasional akan tumbuh positif.

"Indikator ekonomi menumbuhkan optimisme pemulihan ekonomi nasional sedang berlangsung. Kalangan pengusaha konsisten mendukung pemerintah untuk memulihkan ekonomi," kata Arsjad dalam dialog dengan pengusaha yang tergabung dalam perwakilan asosiasi pengusaha nasional, di Hotel Fairmont, Jakarta, Jumat (9/4/2021).

Selain itu, kata Arsjad, pandemi telah mengubah landscape industri, dimana hampir 30 juta pekerja di Indonesia terdampak oleh pandemi. Menurutnya, pandemi juga memberikan dampak berbeda beda terhadap keseluruhan industri.

ADVERTISEMENT

"Beberapa industri mengalami kontraksi akibat menurunnya permintaan seperti transportasi dan akomodasi, perdagangan dan manufaktur," imbuhnya.

Diluar itu, kata Arsjad, industri yang esensial seperti kesehatan dan pertanian justru menunjukkan pertumbuhan yang kuat selama tahun 2020. "Pertumbuhan pertanian didorong oleh peningkatan produksi terutama tanaman pangan dan sayuran," ujarnya.

Arsjad mengatakan, memang dampak yang dialami setiap industri berbeda beda sehingga memerlukan penanganan dan stimulus ekonomi yang berbeda pula.

"Ini tentunya memerlukan kolaborasi dengan asosiasi yang terkait langsung menghadapai permasalahan industri sehari-hari," tandasnya.

Dalam dialog ini, hadir para anggota kabinet, diantaranya Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Lutfi dan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Bahlil Lahadalia, dan Ekonom senior sekaligus Komisaris Bank Mandiri, M Chatib Basri.

Selain itu, turut hadir melalui virtual Deputi bidang Dukungan Kebijakan Ekonomi dan daya Saing Setwapres, Ahmad Erani Yustika.



 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Penyebab Utama Bisnis Keluarga Jarang Berhasil, Kadin Beri Solusi

Penyebab Utama Bisnis Keluarga Jarang Berhasil, Kadin Beri Solusi

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon