Pembangunan Rampung, Bendung Gerak Akan Kendalikan Banjir di Semarang
Kamis, 20 Mei 2021 | 20:51 WIB
Semarang, Beritasatu.com - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kempupera) melalui Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana merampungkan pembangunan Bendung Gerak Kanal Banjir Barat (KBB) yang akan berfungsi sebagai pengendali banjir Kota Semarang, pemasok air baku, dan sarana olahraga air seperti perahu naga atau dayung.
Menpupera Basuki Hadimuljono mengatakan berfungsinya Bendung Gerak Kanal Banjir Barat akan mengurangi risiko banjir di Kota Semarang yang kerap terjadi pada saat curah hujan tinggi. "Katup yang bergerak membuka dan menutup bendung berfungsi menahan intrusi air laut, menjaga debit air, dan penggelontoran (flushing) sedimen sungai untuk pengendalian banjir di wilayah barat Kota Semarang," jelas Menteri Basuki dalam keterangan tulisnya, Kamis (20/5/2021).
Sejalan dengan itu, Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana M. Adek Rizaldi mengatakan, pada saat musim hujan, bendung ini akan berfungsi menahan aliran air sungai yang masuk KBB. Saat elevasi 2,5 meter akan dialirkan ke laut. Sedangkan saat musim kemarau, bendung sepanjang 155,5 meter berfungsi sebagai penampungan air atau long storage berkapasitas 700.000 m3.
Selain pengendalian banjir menurut Adek, selesainya pembangunan Bendung Gerak KBB berguna untuk menambah pasokan air baku kota Semarang sebesar 1.050 liter per detik. Dengan demikian, tinggi muka air Kanal Banjir Barat dapat dikontrol sehingga bisa dimanfaatkan untuk wisata air maupun arena perlombaan seperti perlombaan perahu naga atau dayung. Terlebih, Bendungan Gerak juga terintegrasi dengan pembangunan air mancur menari di Jembatan Sungai KKB (bridge fountain) yang dibangun Pemerintah Kota Semarang.
Mengacu pada data Kempupera, Bendung Gerak KBB memiliki empat span pintu (masing-masing span 37,75 meter) yang dikerjakan sejak 20 November 2017 oleh kontraktor PT Adhi Karya dan PT Minarta Kerjasama Operasi (KSO) dengan nilai kontrak Rp 154,8 miliar. Bangunan ini dilengkapi dengan rumah pompa dan rumah jaga 230 m2 untuk operasionalisasi bendung.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
KPK Duga Ahmad Dedi Terima Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras




