ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Menteri Trenggono Dorong Balai KKP Tingkatkan Produksi Rajungan

Sabtu, 19 Juni 2021 | 08:39 WIB
WP
WP
Penulis: Whisnu Bagus Prasetyo | Editor: WBP
Rajungan.
Rajungan. (Antara)

Jakarta, Beritasatu.com- Menteri Kelautan dan Perikanan (KP) Sakti Wahyu Trenggono mendorong jajarannya di Balai Perikanan Budidaya Air Payau (BPBAP) di Kecamatan Galesong, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, untuk meningkatkan produksi rajungan.

Menteri Trenggono dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Sabtu (19/6/2021) menyatakan langkah ini untuk mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat yang selama ini menggantungkan hidup dari mencari dan membudidayakan komoditas itu. "Tingkatkan lagi produksinya. Rajungan ini juga termasuk komoditas perikanan yang punya nilai tinggi di pasar," ujar Menteri Kelautan dan Perikanan.

Trenggono pada 17 Juni 2021 mengunjungi BPBAP Takalar yang merupakan tempat pengembangan dan penerapan teknik/teknologi pembenihan, pelestarian, serta perlindungan budidaya air payau. Komoditas utama yang dihasilkan di balai tersebut meliputi rajungan, udang windu, vaname, nila salin, kakap putih, hingga rumput laut.

Untuk rajungan sendiri, BPBAP Takalar mampu memproduksi 500.000 sampai 1 juta ekor benih rajungan per tahun. Benih-benih tersebut lalu didistribusikan ke masyarakat, petambak, hingga untuk restocking di perairan di sekitar Takalar.

ADVERTISEMENT

Menurut Menteri Trenggono, rajungan punya nilai ekonomi tinggi dan penyerapannya di pasar lokal maupun internasional cukup tinggi. Rajungan bersama kepiting termasuk dalam lima komoditas ekspor perikanan unggulan Indonesia.

Berdasarkan data BPS periode Januari hingga April 2021, ekspor rajungan termasuk kepiting, nilainya sebesar US$ 150,86 juta.

Sementara itu Kepala BPBAP Takalar Supito mengaku siap menambah produksi dan akan melakukan sejumlah inovasi untuk mencapai angka produksi yang optimal. Selain rajungan, menurut Supito, inovasi untuk komoditas lain juga dilakukan, seperti rumput laut dan nila salin. "Tentu kami akan melakukan inovasi-inovasi. Karena memang kebutuhan benih rajungan ini tinggi," ujarnya.



 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Menteri KP Targetkan 1.000 Kampung Nelayan Merah Putih pada 2026

Menteri KP Targetkan 1.000 Kampung Nelayan Merah Putih pada 2026

JAWA TENGAH
Tanggapi Protes Menteri KP, Purbaya: Beliau Sahabat Saya

Tanggapi Protes Menteri KP, Purbaya: Beliau Sahabat Saya

EKONOMI
Menteri KKP Sakti Wahyu Pingsan, Wamen Didit: Kecapaian

Menteri KKP Sakti Wahyu Pingsan, Wamen Didit: Kecapaian

JAKARTA
Momen Wapres Gibran dan Titiek Soeharto Panen 1,7 Ton Lobster di Batam

Momen Wapres Gibran dan Titiek Soeharto Panen 1,7 Ton Lobster di Batam

NUSANTARA
KKP-Kemenkomdigi Selidiki Iklan Penjualan Pulau Kecil

KKP-Kemenkomdigi Selidiki Iklan Penjualan Pulau Kecil

NUSANTARA
Illegal Fishing Marak di Indonesia, Negara Rugi Rp 13 T dalam 5 Tahun

Illegal Fishing Marak di Indonesia, Negara Rugi Rp 13 T dalam 5 Tahun

NASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon