ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Pemerintah Bangun Empat Bendungan Baru pada 2022, Apa Saja?

Selasa, 22 Juni 2021 | 06:42 WIB
M
WP
Penulis: Muawwan | Editor: WBP
Bendungan.
Bendungan. (Antara)

Jakarta, Beritasatu.com – Direktorat Jenderal (Ditjen) Sumber Daya Air (SDA) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kempupera) pada 2022 mendapat pagu indikatif sebesar Rp 41,04 triliun. Sebagian alokasi tersebut digunakan untuk membangun empat bendungan baru di tiga provinsi pada 2022.

"Bendungan baru tersebut adalah Bendungan Kedung Langgar dan Cabean di Jawa Tengah, Bendungan Riam Kiwa di Kalimantan Selatan dan Bendungan Kolhua di Nusa Tenggara Timur (NTT)," ujar Direktur Jenderal (Dirjen) SDA Jarot Widyoko dalam keterangan resminya, Senin (21/6/2021).

Seperti diketahui, pada 2022 Ditjen SDA mendapat total alokasi pagu indikatif senilai Rp 41,04 triliun yang terdiri dari Rp 38,58 untuk ketahanan SDA dan Rp 2,45 triliun untuk dukungan manajemen. Sedangkan Rp 11,35 triliun akan dialokasikan untuk melanjutkan pembangunan 34 bendungan di antaranya empat bendungan baru dan revitalisasi tiga danau prioritas.

Selain membangun bendungan, pada 2022 Ditjen SDA mengalokasikan anggaran Rp 5,50 triliun untuk membangun jaringan irigasi seluas 5.000 hektare dan rehabilitasi jaringan irigasi seluas 100.000 hektare. Termasuk mengalokasikan Rp 2,03 triliun untuk penyediaan air baku melalui peningkatan kapasitas air baku sebesar 1,5 m3 per detik, pembuatan akuifer buatan simpanan air hujan (ABSAH) di 550 lokasi dengan pola padat karya, pembangunan delapan embung pada daerah sulit air, dan pemanfaatan bendungan yang sudah selesai dibangun.

ADVERTISEMENT

Kemudian, Ditjen SDA juga mempunyai rencana program pengendalian daya rusak dengan alokasi sebesar Rp 7,32 triliun melalui pengendalian banjir sepanjang 60 km, pengamanan pantai sepanjang 40 km, dan pembangunan 2 check dam pada wilayah sungai (WS) prioritas.

Adapun rencana-rencana program kegiatan Ditjen SDA pada 2022 yang lain meliputi operasi dan pemeliharaan dengan rencana alokasi anggaran Rp8,63 triliun, pengadaan lahan sebesar Rp 3,09 triliun, pengendalian Lumpur Sidoarjo sebesar Rp 270 miliar, serta dukungan manajemen sebesar Rp 2,84 triliun.

Lebih jauh, Ditjen SDA juga mengalokasikan anggaran Rp 4,85 triliun untuk progam padat karya bidang sumber daya air. Program padat karya bidang sumber daya air tahun 2022 meliputi Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3TGAI), akuifer buatan simpanan air hujan (ABSAH), serta operasi dan pemeliharaan (OP) infrastruktur SDA.



 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Cegah Sedimentasi, Menteri PU Minta Hulu Bendungan Diperbaiki

Cegah Sedimentasi, Menteri PU Minta Hulu Bendungan Diperbaiki

EKONOMI
Target Selesai April, Pembangunan Bendungan Jlantah Sudah 90 Persen

Target Selesai April, Pembangunan Bendungan Jlantah Sudah 90 Persen

JAWA TENGAH
Bendungan Rp 4 T di Gowa Siap Atasi Banjir dan Dongkrak Wisata

Bendungan Rp 4 T di Gowa Siap Atasi Banjir dan Dongkrak Wisata

SULAWESI SELATAN

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon