BTN Raih Laba Rp 920 Miliar di Kuartal II 2021
Rabu, 28 Juli 2021 | 19:49 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk melaporkan pencapaian kinerja kuartal II 2021 dengan mencatatkan pertumbuhan kredit dan pembiayaan di level 5,59% year on year (yoy).
Laba bersih Bank BTN tercatat tumbuh di level 19,87% yoy menjadi Rp 920 miliar pada kuartal II 2021 dari Rp 768 miliar di periode yang sama tahun lalu.
Pencapaian ini ditopang oleh laju pertumbuhan KPR Subsidi. Pertumbuhan penyaluran kredit tersebut juga disertai dengan perbaikan kualitas dan peningkatan pencadangan untuk menjaga bisnis terus tumbuh berkelanjutan.
Direktur Utama Bank BTN, Haru Koesmahargyo menjelaskan, meski di bawah tekanan pandemi, PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk terus mencatatkan pertumbuhan positif pada penyaluran kredit dan pembiayaan ditopang laju pertumbuhan KPR Subsidi.
"Kami berupaya terus mencatatkan pertumbuhan positif yang berkelanjutan sehingga Bank BTN dapat terus menyediakan rumah untuk rakyat," tutur Haru saat konferensi pers Kinerja BTN, Kuartal II 2021, secara virtual, di Jakarta, Rabu (28/7/2021).
Haru menjelaskan, BTN mencatatkan pertumbuhan penyaluran kredit dan pembiayaan sebesar 5,59% secara tahunan (year-on-year/yoy) dari Rp251,83 triliun menjadi Rp265,9 triliun.
Pertumbuhan tersebut tercatat masih berada jauh di atas rata-rata industri perbankan nasional. Data Bank Indonesia merekam, pertumbuhan kredit industri perbankan nasional hanya tumbuh sebesar 0,45% yoy per Juni 2021.
Rasio kredit bermasalah atau non-performing loan (NPL) nett Bank BTN terekam terus membaik sebesar 54 bps ke level 1,87% di kuartal II/2021 dari 2,40%. Penurunan NPL tersebut juga disertai peningkatan pencadangan sebesar 1.282 bps dari 107,90% pada kuartal II/2020 menjadi 120,72% di kuartal II/2021.
Di samping itu, Bank BTN juga sukses menghimpun Dana Pihak Ketiga (DPK) sebesar 31,84% yoy menjadi Rp298,38 triliun pada kuartal II/2021 dari Rp226,32 triliun di periode yang sama tahun lalu.
Peningkatan DPK tersebut disumbang oleh kenaikan pada seluruh segmen yakni tabungan, giro, dan deposito masing-masing sebesar 17,70% yoy, 15,06% yoy, dan 43,53% yoy per kuartal II/2021.
Bank BTN juga tetap berkomitmen untuk membantu masyarakat termasuk nasabah atau debiturnya yang terdampak gelombang kedua Covid-19 dan perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).
Selain menyalurkan berbagai bantuan sosial, perseroan juga tetap memberikan fasilitas restrukturisasi bagi nasabah atau debitur terdampak. Perseroan juga memproyeksikan restrukturisasi akan terus menunjukkan tren penurunan hingga akhir tahun 2021.
"Kami tetap memberikan fasilitas restrukturisasi untuk mengurangi beban para debitur di masa pandemi ini. Namun, kami mencermati tren pengajuan restrukturisasi terus menurun meski PPKM diperpanjang," kata Haru.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




