Presiden Jokowi Diminta Berdayakan Talenta Digital UMKM di Pedesaan
Sabtu, 12 Februari 2022 | 13:51 WIB
Ia melihat celah ini sebagai masalah yang mesti diperhatikan. Sejak jauh hari, Dedi sudah menggagas Warung Kopi Digital (Warkop Digital) bekerja sama dengan Gubernur Provinsi Bengkulu Rohidin Mersyah.
"Visi Warkop Digital adalah untuk menciptakan SDM yang menguasai perkembangan digital hingga membuka usaha digital di desa-desa dengan langkah sederhana. Program ini nantinya akan menjadi motor penggerak ekonomi digital di pedesaan," terangnya.
Dedi menerangkan Warkop Digital adalah digital hub yang akan menyelaraskan ekonomi desa dan kota dengan memasarkan komoditas unggulan desa ke kota atau sebaliknya, serta menciptakan talenta-talenta digital di desa yang akan menjadi Pejuang Digital Rakyat Indonesia sesungguhnya.
Baca Juga: Pemprov Bengkulu Gandeng Warkop Digital
Selain itu, Warkop Digital dengan Cybers Academy juga mempersiapkan sumber daya manusia yang akan menjawab permintaan talenta digital dunia kerja karena melihat celah pendidikan akibat kurikulum yang terus berubah dan tidak konsisten, sementara jaringan 4G telah merata di seluruh desa.
Hal lain yang penting untuk pemerintah pusat, yang sudah memulai kerja nyata menuju digitalisasi Indonesia, ungkap Dedi, agar menyentuh masalah yang paling fundamental, yakni mengubah masyarakat dari level konsumen digital menjadi inovator produk digital atau minimal pelaku digital bila jauh untuk menjadi inovator.
"Apalagi banyak startup-startup Indonesia, yang tadinya digadang menjadi Unicorn atau Decacorn, dijual ke tangan asing ketika valuasi mereka naik sehingga kita kehilangan momentum menghasilkan produk-produk digital yang inovatif yang benar-benar karya anak bangsa," jelas Dedi Yudiant.
Baca Juga: Pacu Prestasi Siswa SMK, KPTIK Gelar Kompetisi IGD 2017
Melihat pada masalah di atas, Deni menilai, masih banyak pekerjaan rumah Presiden Jokowi, terutama memberdayakan talenta-talenta digital di pedesaan atau membuat kebijakan masterplan TIK yang terarah dan jelas. Supaya bangsa Indonesia tidak lagi menjadi bangsa konsumen produk digital, tetapi juga mampu menciptakan produk digital yang inovatif atau menjadi pelaku digital yang memiliki literasi digital yang baik.
"Diharapkan Presiden Jokowi menyelesaikan pekerjaan rumah tersebut sehingga memberikan warisan fundamental dalam kemajuan dunia digital Indonesia sebelum selesai masa jabatan," tutur Dedi Yudiant.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
KPK Duga Ahmad Dedi Terima Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras




