ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

6 Faktor Penentu Mahalnya Biaya Logistik

Rabu, 26 Desember 2012 | 13:24 WIB
AB
B
Penulis: Antara/ Whisnu Bagus | Editor: B1
Foto udara  Pelabuhan Peti Kemas Pelindo II Tanjung Priok, Jakarta, Senin (23/1). Kementerian Perhubungan menargetkan pembangunan terminal peti kemas di kawasan Utara Kalibaru senilai Rp11,7 triliun yang akan dimulai pada semester I tahun ini untuk mengantisipasi ancaman kongesti di Pelabuhan Tanjung Priok pada  2014.
Foto udara Pelabuhan Peti Kemas Pelindo II Tanjung Priok, Jakarta, Senin (23/1). Kementerian Perhubungan menargetkan pembangunan terminal peti kemas di kawasan Utara Kalibaru senilai Rp11,7 triliun yang akan dimulai pada semester I tahun ini untuk mengantisipasi ancaman kongesti di Pelabuhan Tanjung Priok pada 2014. (JGPHOTO)
Pemerintah menargetkan penurunan menjadi sebesar 10 persen pada 2014. 

Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa menyebutkan ada enam faktor yang menentukan turunnya biaya logistik nasional yang saat ini mencapai 14,08 persen.
 
"Tadi kita sudah berkoordinasi dan evaluasi kemajuan upaya kita menurunkan ongkos logistik yang masuk dalam sistem logistik nasional kita. Ada enam faktor penentu, tadi kita identifikasi satu-satu dan melihat seberapa jauh programnya," kata Hatta usai Rapat Koordinasi di Kantor Kementerian Perekonomian di Jakarta, Rabu (26/12).

Hatta mengatakan, faktor pertama terkait masalah komoditas utama. Pemerintah akan mempercepat pembangunan pusat-pusat distribusi regional, termasuk trading house perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

"Contoh yang simpel misalnya pembangunan dipo-dipo BBM (Bahan Bakar Minyak) di kawasan timur, supaya angkutannya tidak harus selalu dari Jakarta, termasuk juga beras dan komoditi tertentu lainnya," ujar Hatta.
 
Faktor kedua, lanjut Hatta, adalah infrastruktur. Pembangunan sarana dan prasarana seperti pelabuhan dan kapal akan dipercepat dan fasilitasnya akan dimodernisasi. Faktor ketiga yakni terkait penyedia jasa logistik.
 
"Penyedia jasa logistik ini bisa terkait apa itu revitalisasi BUMN niaga, apa pengembangan short sea shipping line, dan lainnya," kata Hatta.
 
Untuk faktor keempat kata dia, terkait sumber daya manusia (SDM). Pemerintah akan melakukan kegiatan sertifikasi yang dibantu oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Faktor penentu kelima adalah Teknologi Informasi dan Komunikasi (ICT).
 
"Dengan ICT, orang tidak perlu ke mana-mana lagi. Cukup dengan national single windows (NSW), di mana pun juga orang bisa mengekspor," ujar Hatta.
 
Faktor penentu terakhir yakni terkait regulasi dan kelembagaan. Sementara itu, terkait penurunan biaya logistik nasional, pemerintah menargetkan penurunan menjadi sebesar 10 persen pada 2014. 
 
 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Transtrack Klaim Pangkas Biaya Logistik hingga 30 Persen dengan IoT

Transtrack Klaim Pangkas Biaya Logistik hingga 30 Persen dengan IoT

EKONOMI
Perang Rudal di Timur Tengah, Ongkos Logistik RI Bakal Terkerek Naik

Perang Rudal di Timur Tengah, Ongkos Logistik RI Bakal Terkerek Naik

EKONOMI
Prabowo Ingin Perluas Jalur Kereta Api untuk Tekan Biaya Logistik

Prabowo Ingin Perluas Jalur Kereta Api untuk Tekan Biaya Logistik

EKONOMI
AHY: Tol Ancol Timur-Pluit Bakal Turunkan Biaya Logistik

AHY: Tol Ancol Timur-Pluit Bakal Turunkan Biaya Logistik

EKONOMI
Asosiasi Dorong 5 Langkah Strategis Turunkan Biaya Logistik RI

Asosiasi Dorong 5 Langkah Strategis Turunkan Biaya Logistik RI

EKONOMI
AHY: Pungli Truk Capai Rp 160 Juta Per Tahun

AHY: Pungli Truk Capai Rp 160 Juta Per Tahun

NASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon