ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Sanksi Berlanjut, UE Akan Isolasi Rusia Secara Finansial

Sabtu, 26 Februari 2022 | 06:31 WIB
GS
WP
Penulis: Grace Eldora Sinaga | Editor: WBP
Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen berbicara dalam konferensi pers tentang Gerbang Global di markas besar Uni Eropa di Brussels, pada  Rabu 1 Desember 2021.
Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen berbicara dalam konferensi pers tentang Gerbang Global di markas besar Uni Eropa di Brussels, pada Rabu 1 Desember 2021. (AFP/Kenzo TRIBOUILLARD)

Iran telah terputus dari sistem ini di masa lalu karena program nuklirnya. Sementara pemerintah Rusia telah mengembangkan infrastruktur keuangan domestik untuk melawan ancaman itu, termasuk sistem SPFS transfer bank dan sistem pembayaran kartu Mir.

Memutuskan Rusia dari sistem dapat memperumit perdagangan dengan Eropa. Termasuk impor gas alam yang penting bagi pasokan energi benua tersebut, selain mempersulit pengiriman minyak.

Baca Juga: Lupakan Sejenak Invasi Rusia, Dow Naik 800 Terbaik Sejak 2020

Lindner menambahkan bahwa langkah lebih lanjut mungkin dilakukan, tetapi konsekuensinya harus dipertimbangkan. Idenya adalah menimbulkan konsekuensi pada ekonomi Rusia daripada menyebabkan kerugian bagi Eropa.

ADVERTISEMENT

Konferensi tingkat tinggi (UE) dimulai Kamis malam waktu setempat. Di saat yang sama pemerintah Rusia mulai meledakkan target militer Ukraina, dengan mengirim tank dan pasukan terjun payung ke negara tetangganya yang mendukung Barat.

Sementara Presiden Komisi Eropa Ursula Von der Leyen mengatakan paket sanksi kedua menargetkan 70% pasar perbankan Rusia dan perusahaan milik negara utama, termasuk di bidang pertahanan.

Menurut daftar yang dibuat oleh komisinya, ada penambahan dua bank swasta Rusia yakni Alfa Bank dan Bank Otkritie ke entitas yang disetujui oleh UE. Pihaknya juga menyerukan agar Rusia dilarang menempatkan deposito lebih dari 100.000 euro (US$ 112.000) di bank-bank UE atau dari membeli sekuritas berdenominasi euro.

Von der Leyen mengatakan langkah-langkah itu akan meningkatkan biaya pinjaman Rusia, meningkatkan inflasi, dan secara bertahap mengikis basis industri Rusia.



 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Akhiri Kebuntuan, UE Sepakat Sanksi Pemukim Israel di Tepi Barat

Akhiri Kebuntuan, UE Sepakat Sanksi Pemukim Israel di Tepi Barat

INTERNASIONAL
Trump Ancam Naikkan Tarif Otomotif Uni Eropa Jadi 25 Persen

Trump Ancam Naikkan Tarif Otomotif Uni Eropa Jadi 25 Persen

EKONOMI
Uni Eropa Diam-diam Perkuat Klausul 42.7, Geser NATO pada Masa Depan?

Uni Eropa Diam-diam Perkuat Klausul 42.7, Geser NATO pada Masa Depan?

INTERNASIONAL
Ini Alasan Kuat Mengapa Uni Eropa Diminta Boikot Dagang Israel

Ini Alasan Kuat Mengapa Uni Eropa Diminta Boikot Dagang Israel

INTERNASIONAL
Dinilai Dekat dengan Iran, Erdogan Tak Turut Diundang ke KTT Uni Eropa

Dinilai Dekat dengan Iran, Erdogan Tak Turut Diundang ke KTT Uni Eropa

INTERNASIONAL
Mendiktisaintek: Indonesia Perlu Bangun Tradisi Riset seperti Eropa

Mendiktisaintek: Indonesia Perlu Bangun Tradisi Riset seperti Eropa

NASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon