ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

PDB 2013 Diprediksi Capai 6,5 Persen

Selasa, 8 Januari 2013 | 23:51 WIB
A
FB
Penulis: Antara/TK | Editor: FMB
Ilustrasi pembangunan gedung pencakar langi di Jakarta. FOTO: AFP
Ilustrasi pembangunan gedung pencakar langi di Jakarta. FOTO: AFP
Menurut ekonom.

Pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) Indonesia pada 2013 diperkirakan mengalami peningkatan menjadi 6,5 persen dari 6,3 persen pada 2012, kata Ekonom dari PT Indo Premier Securities Seto Wardono.

"Proyeksi pertumbuhan PDB diperkirakan alami akselerasi dari 6,3 persen di 2012 menjadi 6,5 persen di 2013," kata Seto saat jumpa pers di Jakarta, Selasa (8/1).

Menurut dia, konsumsi rumah tangga dan investasi akan terus mendukung pertumbuhan ekonomi pada tahun 2013. Dukungan tambahan berasal dari bangkitnya ekspor, meskipun tidak terlalu besar.

"Komponen yang mendukung konsumsi rumah tangga dan investasi. Ekspor juga mengalami recovery walau tidak terlalu besar," katanya.

Sementara defisit anggaran diprediksi akan tetap ada untuk mempertahankan nilai tukar. Selain itu dibutuhkan peningkatan nilai tukar rupiah untuk memperbaiki neraca perdagangan Indonesia. Pihaknya memperkirakan nilai tukar pada 2013 berkisar rata-rata Rp9.717 per dolar AS turun dibandingkan pada 2012 yang berkisar rata-rata Rp9.380 per dolar AS.

Seto juga menyatakan kebijakan ekonomi longgar akan terus diterapkan untuk mendukung permintaan domestik Indonesia pada 2013, diantaranya dengan tetap menerapkan subsidi tinggi untuk BBM dan mengurangi pendapatan tidak kena pajak. "Kami masih percaya ekonomi domestik masih kuat karena didukung kebijakan fiskal dan moneter yang longgar," katanya.

Bank Indonesia juga akan mempertahankan suku bunga acuan tetap rendah sehingga menarik masyarakat untuk melakukan pinjaman. Selain itu, kepercayaan konsumen yang kuat dapat juga meningkatkan permintaan domestik.

Data terbaru menunjukkan bahwa konsumen memiliki kepercayaan yang kuat pada penghasilan di masa depan, ketersediaan lapangan kerja, dan kondisi usaha.

"Tingkat kepercayaan konsumen juga masih optimis walaupun di data terakhir BI turun tapi masih di level yang optimis," katanya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Izin Beres 2 Tahun, Prabowo Minta Satgas Khusus Percepat Deregulasi

Izin Beres 2 Tahun, Prabowo Minta Satgas Khusus Percepat Deregulasi

EKONOMI
Kelas Menengah Menyusut, Pertumbuhan Ekonomi RI Dinilai Rapuh

Kelas Menengah Menyusut, Pertumbuhan Ekonomi RI Dinilai Rapuh

EKONOMI
ADB Sebut Asia Pasifik Butuh Investasi Digital Rp 5.500 Triliun

ADB Sebut Asia Pasifik Butuh Investasi Digital Rp 5.500 Triliun

EKONOMI
86 Persen Pemimpin Perusahaan di Asia Pasifik Tingkatkan Investasi AI

86 Persen Pemimpin Perusahaan di Asia Pasifik Tingkatkan Investasi AI

EKONOMI
Ekonom Minta Pemerintah Fokus Perkuat Produksi dan Investasi

Ekonom Minta Pemerintah Fokus Perkuat Produksi dan Investasi

EKONOMI
Butuh Investasi US$ 789,9 M untuk Capai Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen

Butuh Investasi US$ 789,9 M untuk Capai Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon