ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Izin Beres 2 Tahun, Prabowo Minta Satgas Khusus Percepat Deregulasi

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:47 WIB
A
S
Penulis: Antara | Editor: JTO
Prabowo Subianto.
Prabowo Subianto. (Bakom RI)

Jakarta, Beritasatu.com - Prabowo Subianto meminta pembentukan satuan tugas khusus untuk mempercepat deregulasi nasional. Langkah tersebut diarahkan untuk memangkas aturan dan perizinan usaha yang dinilai masih berbelit-belit serta menghambat investasi.

Instruksi itu disampaikan Prabowo kepada Prasetyo Hadi dalam agenda penyerahan denda administratif dan lahan kawasan hutan di kompleks Kejaksaan Agung, Jakarta, Rabu (13/5/2026).

Presiden menilai tumpang tindih regulasi masih menjadi hambatan serius bagi dunia usaha. Karena itu, pemerintah diminta segera membentuk tim khusus yang melibatkan para ahli untuk merumuskan penyederhanaan aturan secara cepat dan terukur.

ADVERTISEMENT

“Saya minta dibentuk satgas percepatan deregulasi. Aturan harus dipermudah, jangan sampai justru menghambat orang yang ingin bekerja dan berinvestasi,” ujar Prabowo.

Menurutnya, banyak pelaku usaha mengeluhkan panjangnya proses perizinan di Indonesia. Ia mengaku menerima laporan sejumlah investor harus menunggu hingga 2 tahun hanya untuk mendapatkan izin usaha.

Prabowo kemudian membandingkan kondisi tersebut dengan sejumlah negara di kawasan Asia Tenggara yang disebut mampu menyelesaikan proses perizinan dalam hitungan minggu.

“Kalau negara lain bisa mengeluarkan izin dalam dua minggu, kenapa kita bisa sampai dua tahun? Ini yang harus dibenahi,” katanya.

Kepala negara juga menegaskan birokrasi yang terlalu rumit berpotensi membuka ruang praktik korupsi. Karena itu, penyederhanaan regulasi dinilai bukan hanya penting bagi investasi, tetapi juga bagian dari upaya memperbaiki tata kelola pemerintahan.

Selain mempercepat pelayanan, pemerintah disebut ingin menciptakan iklim usaha yang lebih sehat dan kompetitif agar investor merasa aman menanamkan modal di Indonesia.

Prabowo menambahkan pemerintah akan tetap melakukan penindakan terhadap pelaku usaha yang melanggar aturan. Namun, bagi pengusaha yang menjalankan usaha secara benar, pemerintah diminta hadir memberikan dukungan penuh.

“Pengusaha yang serius bekerja dan ingin membangun ekonomi harus dibantu. Yang melanggar tentu akan ditertibkan, tetapi yang patuh harus diberi kemudahan,” tegasnya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Arjuna, Sapi Berbobot 1,18 Ton Asal Palembang Jadi Kurban Prabowo

Arjuna, Sapi Berbobot 1,18 Ton Asal Palembang Jadi Kurban Prabowo

SUMATERA SELATAN
Sapi Berbobot 1,15 Ton Asal Tangerang Jadi Hewan Kurban Prabowo

Sapi Berbobot 1,15 Ton Asal Tangerang Jadi Hewan Kurban Prabowo

BANTEN
Pengusaha China Keluhkan Iklim Investasi RI, Purbaya Buka Suara

Pengusaha China Keluhkan Iklim Investasi RI, Purbaya Buka Suara

EKONOMI
Purbaya Pastikan Tak Ada Tax Amnesty kecuali Perintah Prabowo

Purbaya Pastikan Tak Ada Tax Amnesty kecuali Perintah Prabowo

EKONOMI
Politik-Hukum: Harta Prabowo Rp 2 T hingga Pembubaran Film Pesta Babi

Politik-Hukum: Harta Prabowo Rp 2 T hingga Pembubaran Film Pesta Babi

NASIONAL
Bantah Ada Intimidasi, Dudung Tegaskan Prabowo Terbuka Dikritik

Bantah Ada Intimidasi, Dudung Tegaskan Prabowo Terbuka Dikritik

NASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon