Jasa Marga Catat 1,7 Juta Kendaraan Tinggalkan Jabotabek
Senin, 2 Mei 2022 | 16:26 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - PT Jasa Marga (Persero) Tbk mencatat sebanyak 1.757.837 kendaraan meninggalkan wilayah Jabotabek hingga H-1 Lebaran, yang jatuh pada periode 22 April sampai dengan 1 Mei 2022.
Angka tersebut merupakan kumulatif arus lalu lintas sejak 22 April sampai dengan 1 Mei 2022 yang dihitung dari empat gerbang tol (GT) Barrier yaitu GT Cikupa (arah Merak), GT Ciawi (arah Puncak), dan GT Cikampek Utama dan GT Kalihurip Utama (arah Trans Jawa dan Bandung).
"Total volume lalu lintas 1,7 juta kendaraan yang meninggalkan Jabotabek atau naik 18,6% jika dibandingkan periode November 2021 dengan total 1.482.047 kendaraan," kata Corporate Communication and Community Development Group Head PT Jasa Marga (Persero) Tbk, Dwimawan Heru, Senin (2/5/2022).
Baca Juga: Jalur Mudik Lengang, Jasa Marga Hentikan Rekayasa Lalu Lintas
Dia menjelaskan, distribusi lalu lintas meninggalkan Jabotabek menuju ke tiga arah yaitu mayoritas sebanyak 945.000 kendaraan atau 53,8% menuju arah Timur (Trans Jawa dan Bandung), sebanyak 484.653 kendaraan atau 27,6% menuju arah Barat (Merak) dan sebanyak 328.184 kendaraan atau 18,7% menuju arah Selatan (Puncak).
Adapun perincian distribusi lalu lintas yang meninggalkan Jabotabek menuju arah Trans Jawa melalui GT Cikampek Utama ruas Tol Jakarta-Cikampek dengan jumlah 639.060 kendaraan, meningkat sebesar 89,6%.
Lalu lintas meninggalkan Jabotabek menuju arah Bandung melalui GT Kalihurip Utama ruas Tol Cipularang, dengan jumlah 305.940 kendaraan, turun sebesar 6,6%.
Baca Juga: Jasa Marga Optimalkan Pelayanan Periode Arus Mudik
Total lalu lintas meninggalkan Jabotabek menuju arah Trans Jawa dan Bandung melalui kedua GT tersebut adalah sebanyak 945.000 kendaraan, naik sebesar 42,2%.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Pengguna Netflix Paket Murah Siap-siap Dibombardir Iklan




