Konsumsi Saat Lebaran Topang Pertumbuhan Ekonomi Kuartal II
Kamis, 5 Mei 2022 | 15:03 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Pertumbuhan ekonomi kuartal II 2022 diprediksi akan meningkat. Adapun kontribusi utamanya ditopang oleh peningkatan konsumsi rumah tangga saat Lebaran dan Ramadan lalu.
Kepala Ekonom Bank Permata Josua Pardede memproyeksikan pertumbuhan ekonomi kuartal II 2022 berkisar 4,5% hingga 4,9%, ditopang oleh konsumsi rumah tangga yang meningkat selama Ramadan dan Idulfitri.
"Bulan Ramadan dan Idulfitri diperkirakan akan jadi pendorong peningkatan belanja masyarakat, apalagi dengan peningkatan jumlah masyarakat yang mudik tahun ini. Mobilitas yang meningkat serta dipengaruhi oleh pent up demand (konsumsi yang tertahan) selama 2 tahun terakhir ini diperkirakan akan menjadi penopang konsumsi pada kuartal II 2022," kata Josua kepada Beritasatu.com, Kamis (5/5/2022).
Baca Juga: Sandiaga: Gernas BBI Akan Sumbang 2% Pertumbuhan Ekonomi
Josua menyampaikan, konsumsi masyarakat yang akan cenderung meningkat pada kuartal II-2022 juga didorong oleh pemberian tunjangan hari raya (THR).
Selain itu, konsumsi makanan dan minuman serta transportasi juga cenderung meningkat bertepatan dengan aktivitas mudik yang pada umumnya mendorong peningkatan perputaran uang.
Terkait dengan dampak kenaikan tarif PPn, kenaikan harga komoditas pangan dan harga BBM non-subsidi yang terjadi pada kuartal II 2022, diperkirakan dampaknya relatif terbatas mengingat kenaikan beberapa harga komoditas pangan diperkirakan akan cenderung temporer atau sementara karena faktor musiman.
Baca Juga: Perputaran Uang Mudik Lebaran Diprediksi Tembus Rp 160 T
Di sisi lain, pemerintah juga terus berupaya menstabilkan kembali harga minyak goreng dengan kebijakan pelarangan ekspor bahan baku minyak goreng/CPO dan serta menyalurkan BLT minyak goreng bagi masyarakat berpenghasilan rendah.
"Jadi secara keseluruhan, pertumbuhan ekonomi kuartal II 2022 diperkirakan berkisar 4,5% hingga 4,9%, dengan mempertimbangkan high base effect pada kuartal II 2021 di mana pertumbuhan ekonomi tercatat 7,07%," kata Josua.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Pengguna Netflix Paket Murah Siap-siap Dibombardir Iklan




