Jokowi Didorong Ambil Peran Tuntaskan Kasus Minyak Goreng
Minggu, 15 Mei 2022 | 18:52 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Pusat Kajian Anti Korupsi (Pukat) Universitas Gadjah Mada (Pukat UGM) mendorong Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengambil peran secara langsung dalam pengusutan kasus dugaan korupsi minyak goreng. Pukat UGM menilai publik masih menunggu keseriusan Jokowi dalam pengusutan kasus tersebut.
"Presiden harus mengambil peran secara langsung, misal meminta kepada Kejaksaan Agung (Kejagung), untuk segera menuntaskan perkara," kata Direktur Pukat UGM Zainal Arifin Mochtar dalam agenda irilis survei Indikator Politik Indonesia secara daring, Minggu (15/5/2022).
Uceng, sapaan akrab Zainal mengatakan Jokowi bisa meminta Kejagung untuk lebih terbuka kepada publik, termasuk menjelaskan secara detail mengenai perkara yang tengah ditangani. Dia menilai kasus dugaan korupsi minyak goreng menjadi perkara yang harus diselesaikan segera oleh pemerintah.
Baca Juga: Survei: Kelangkaan Minyak Goreng Menurun Sejak Larangan Ekspor CPO
Hal ini mengingat ekspektasi publik terhadap dituntaskannya sebuah perkara, termasuk mengungkap kasus lainnya dalam pengusutan mafia minyak goreng sangat tinggi. Tidak hanya ke Kejagung, Jokowi bisa menginstruksikan menteri-menteri terkait untuk menyampaikan kepada publik soal indikasi keterlibatan mafia dalam kasus minyak goreng. Uceng berharap ada upaya langsung yang bisa memberikan dampak melalui langkah tersebut.
"Keseriusan pemerintah, dalam hal ini Presiden Jokowi, terhadap penuntasan perkara masih menjadi pekerjaan rumah," tuturnya.
Baca Juga: Publik Optimistis Kejagung Tuntaskan Kasus Minyak Goreng
Sebagai informasi, Kejagung menetapkan Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kemendag, Indrasari Wisnu Wardhana (IWW) sebagai tersangka untuk kasus dugaan korupsi dalam pemberian izin ekspor crude palm oil (CPO) atau minyak sawit mentah dan turunannya.
Kejagung juga menetapkan tiga tersangka lainnya yakni Senior Manager Corporate Permata Hijau Group, Stanley MA (SMA); Komisaris PT Wilmar Nabati Indonesia, Master Parulian Tumanggor (MPT); dan General Manager bagian General Affair PT Musim Mas, Pierre Togar Sitanggang (PTS).
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




