Masyarakat Masih Sulit Dapat Minyak Goreng Harga Terjangkau
Minggu, 22 Mei 2022 | 15:25 WIB
Jakarta, Beritasatu.com – Hasil survei Lembaga Survei Indonesia (LSI) menunjukkan, pasca-pelarangan sementara ekspor minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO) dan produk olahannya mulai 28 April 2022, sebagian besar masyarakat mengaku masih mengalami kesulitan mendapatkan minyak goreng (migor), khususnya minyak goreng curah dengan harga terjangkau sesuai harga eceran tertinggi (HET) Rp 14.000 per liter atau Rp 15.500 per kilogram.
Hal ini tergambar dalam survei yang dilakukan LSI pada 10-14 Mei 2022 dengan melibatkan 1.273 responden.
Baca Juga: Jokowi Optimistis Harga Minyak Goreng Segera Stabil
Direktur Eksekutif LSI Djayadi Hanan mengungkapkan, mayoritas responden atau 72% mengaku mengalami kesulitan mendapatkan atau membeli minyak goreng dalam beberapa waktu terakhir.
"Dari hasil survei LSI, mayoritas responden atau 92% juga mengalami kenaikan harga minyak goreng di wilayah tempat tinggal mereka," kata Djayadi Hanan dalam konferensi pers hasil survei LSI terkait evaluasi publik terhadap kasus mafia minyak goreng, Minggu (22/5/2022).
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
PM China Li Qiang Temui Sederet CEO AS, Siapa Saja?
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini Jumat 15 Mei 2026




