Buana Finance Dapat Pendanaan Rp 150 Miliar dari Bank DKI
Senin, 6 Juni 2022 | 18:33 WIB
Gencarnya pendanaan yang diraih pada paruh pertama tahun ini tergambar pada materi public expose Buana Finance. Jumlah pinjaman bank dan non bank hingga Maret 2022 saja sudah mencapai Rp 2,41 triliun atau naik 10,11% (ytd). Seiring dengan hal tersebut, jumlah liabilitas pun meningkat 10,56% year to date (ytd) menjadi Rp 2,58 triliun.
Di sisi lain, piutang pembiayaan tercatat tumbuh 6,89% year to date menjadi Rp 3,42 triliun per Maret 2022. Peningkatan terjadi pada lini sewa pembiayaan dan pembiayaan konsumen, masing-masing sebesar 9,70% dan 5,86%.
Pencapaian piutang tersebut mendongkrak total aset menjadi sebesar Rp 3,84 triliun atau tumbuh 7,22% (ytd). Sedangkan ekuitas tercatat sebesar Rp 1,25 triliun atau tumbuh tipis 0,93%.
Baca Juga: Kartu Debit Bank DKI Kini Bisa Digunakan di Luar Negeri
Hingga kuartal I 2022, pendapatan Buana Finance naik tipis 0,47% year on year (yoy) menjadi Rp 140,37 miliar. Stagnasi pertumbuhan pembiayaan dipengaruhi lini pendapatan pembiayaan konsumen yang turun 5,81%, sedangkan pendapatan sewa pembiayaan dan pendapatan lainnya relatif meningkat.
Pada saat yang sama, total beban menyusut 6,98% (yoy) menjadi sebesar Rp 128,60 miliar, didukung penurunan beban keuangan hingga 26,29% atau menjadi Rp 48,66 miliar.
Sementara beban operasional dan beban kerugian penurunan nilai cenderung meningkat masing-masing menjadi Rp 53,23 miliar dan Rp 26,70 miliar. Alhasil laba bersih dibukukan Rp 9,07 miliar atau tumbuh 568,66% (yoy).
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
PM China Li Qiang Temui Sederet CEO AS, Siapa Saja?
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini Jumat 15 Mei 2026




