ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Dalam Sepekan, IHSG Terkoreksi 1,34%

Sabtu, 11 Juni 2022 | 14:22 WIB
FB
FB
Penulis: Faisal Maliki Baskoro | Editor: FMB
Pengunjung mendokumentasikan pergerakan harga saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), di Jakarta.
Pengunjung mendokumentasikan pergerakan harga saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), di Jakarta. (BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal)

Jakarta, Beritasatu.com –  Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) selama sepekan terkoreksi sebesar 1,34% sehingga berada pada level 7.086,65 pada penutupan Jumat (10/6/2022) dari 7.182,96 pada pekan yang lalu.

Pekan ini, tepatnya pada 6 hingga 10 Juni 2022, rata-rata volume transaksi bursa ditutup pada teritori positif dengan mencatatkan peningkatan 0,03% atau berada pada posisi 27,722 miliar saham dari 27,713 miliar saham pada pekan yang lalu.

Rata-rata frekuensi harian bursa mengalami perubahan 0,05% menjadi 1.548.503 transaksi dari 1.549.235 transaksi pada penutupan pekan sebelumnya.

ADVERTISEMENT

Pergerakan kapitalisasi pasar bursa selama sepekan turut mengalami penurunan sebesar 1,46% sebesar Rp 9.269,642 triliun dari Rp 9.406,900 triliun pada penutupan pekan sebelumnya. Sedangkan perubahan sebesar 23,26% terjadi pada rata-rata nilai transaksi harian bursa selama sepekan, yaitu menjadi Rp 17,186 triliun dari Rp 22,394 triliun pada pekan sebelumnya.

Investor asing pada hari Jumat mencatatkan nilai jual bersih sebesar Rp 195,77 miliar dan sepanjang tahun 2022 investor asing mencatatkan beli bersih sebesar Rp 70,580 triliun.

Pada Jumat (10/6/2022), PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk menerbitkan Obligasi Subordinasi Berkelanjutan III Bank BJB Tahap II Tahun 2022 yang resmi dicatatkan di PT Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan nominal obligasi sebesar Rp1.000.000.000.000,00. PT Pemeringkat Efek Indonesia memberikan peringkat idA+ (Single A Plus) untuk obligasi ini dan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk bertindak sebagai Wali Amanat dalam emisi ini.

Total emisi obligasi dan sukuk yang telah tercatat sepanjang tahun 2022 adalah 51 emisi dari 39 emiten senilai Rp 63,45 triliun. Total emisi obligasi dan sukuk yang tercatat di BEI berjumlah 500 emisi dengan nilai nominal outstanding sebesar Rp 454,49 triliun dan USD 47,5 juta, diterbitkan oleh 121 emiten. Surat Berharga Negara (SBN) tercatat di BEI berjumlah 151 seri dengan nilai nominal Rp 4.801,09 triliun dan USD 205,99 juta. Efek Beragun Aset (EBA) sebanyak 10 emisi senilai Rp 4,34 triliun.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

OJK Pastikan Status Pasar Saham RI Tetap Emerging Market

OJK Pastikan Status Pasar Saham RI Tetap Emerging Market

EKONOMI
OJK Pede Pasar Modal RI Punya Peluang Naik Level

OJK Pede Pasar Modal RI Punya Peluang Naik Level

EKONOMI
Tertekan Sentimen MSCI, IHSG Hari Ini Ditutup Anjlok Nyaris 2 Persen

Tertekan Sentimen MSCI, IHSG Hari Ini Ditutup Anjlok Nyaris 2 Persen

EKONOMI
18 Saham Didepak dari MSCI, Ini Daftar Lengkapnya

18 Saham Didepak dari MSCI, Ini Daftar Lengkapnya

EKONOMI
Jadi Sentimen Negatif IHSG, Rebalancing MSCI Bisa Picu Capital Outflow

Jadi Sentimen Negatif IHSG, Rebalancing MSCI Bisa Picu Capital Outflow

EKONOMI
IHSG Hari Ini 12 Mei 2026 Ditutup Turun 0,68 Persen ke 6.858

IHSG Hari Ini 12 Mei 2026 Ditutup Turun 0,68 Persen ke 6.858

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon