ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Apindo: Jangan Cepat Puas dengan Pertumbuhan Ekonomi 5,4%

Sabtu, 6 Agustus 2022 | 08:24 WIB
AK
FB
Penulis: Arnoldus Kristianus | Editor: FMB
Koordinator Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Indonesia Bidang Maritim, Investasi, dan Luar Negeri Shinta Widjaja Kamdani.
Koordinator Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Indonesia Bidang Maritim, Investasi, dan Luar Negeri Shinta Widjaja Kamdani. (Istimewa)

Jakarta, Beritasatu.com – Kalangan pengusaha menilai pertumbuhan ekonomi sebesar 5,44% cukup memuaskan dan masih sesuai ekspektasi. Angka tersebut menunjukkan terjadinya penguatan pertumbuhan selama kuartal II-2022, meskipun sepanjang kuartal II perekonomian domestik dirundung banyak tekanan eksternal dan terdapat kekhawatiran tentang inflasi.

"Namun, untuk ke depannya, kami rasa (pemerintah) tetap perlu bekerja keras, khususnya karena di kuartal III kita tidak punya driver penyokong pertumbuhan konsumsi seperti Lebaran dan euforia normalisasi kegiatan ekonomi karena transisi endemi secara total di kuartal II," kata Wakil Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Shinta Widjaja Kamdani kepada Investor Daily, Jumat (5/8/2022).

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), pertumbuhan ekonomi kuartal II-2022 mencapai 5,44 % dibandingkan posisi kuartal II-2021 (year on year/yoy). Jika dibandingkan dengan kuartal I-2022 (quartal to quartal/qoq), pertumbuhan ekonomi kuartal II-2022 tumbuh 3,72%.

Baca Juga: Konsumsi dan Ekspor Topang Pertumbuhan Ekonomi Kuartal II

ADVERTISEMENT

Menurut Shinta, pada kuartal III-2022 terdapat proyeksi peningkatan tekanan ekonomi global terhadap ekonomi nasional dalam bentuk laju kenaikan inflasi yang masih belum melandai dan potensi pelemahan nilai tukar rupiah, seiring potensi resesi di negara rekan dagang utama seperti Amerika Serikat, Uni Eropa, Jepang, dan Tiongkok. "Krisis supply pangan dan energi juga membebani daya beli dan stabilitas makroekonomi nasional yang kelihatannya masih akan terus berlangsung hingga akhir tahun," tutur Shinta.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Ekonomi Naik, Daya Beli Terjepit

Ekonomi Naik, Daya Beli Terjepit

B-PLUS
Ekonom Dorong Reindustrialisasi untuk Perluas Kerja Formal RI

Ekonom Dorong Reindustrialisasi untuk Perluas Kerja Formal RI

EKONOMI
Purbaya Yakin Ekonomi Semester II 2026 Tumbuh di Atas 5,5 Peren

Purbaya Yakin Ekonomi Semester II 2026 Tumbuh di Atas 5,5 Peren

EKONOMI
Ekonom Ungkap Tantangan Kejar Target Ekonomi Tumbuh 6 Persen pada 2026

Ekonom Ungkap Tantangan Kejar Target Ekonomi Tumbuh 6 Persen pada 2026

EKONOMI
Kelas Menengah Menyusut, Pertumbuhan Ekonomi RI Dinilai Rapuh

Kelas Menengah Menyusut, Pertumbuhan Ekonomi RI Dinilai Rapuh

EKONOMI
Purbaya Bingung Ekonomi Tinggi Diributkan, Jelek Dikritik

Purbaya Bingung Ekonomi Tinggi Diributkan, Jelek Dikritik

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon